JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi wacana pemotongan gaji menteri. Ia menyatakan tidak menjadi masalah jika langkah tersebut dilakukan.
"Ya enggak apa-apa kalau menteri gajinya dipotong, sudah kegedean juga," katanya di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, Selasa (17/3/2026), dipantau dari video YouTube KompasTV.
Diberitakan KompasTV sebelumnya, dukungan terhadap wacana ini juga muncul dari sejumlah fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Ketua Fraksi Golkar DPR RI Muhammad Sarmuji mengaku siap jika gajinya dipotong negara. Ia mengatakan dukungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepekaan terhadap keadaan serta menyesuaikan diri.
"Pemerintah harus sudah melakukan simulasi tentang apa saja yang bisa dilakukan untuk mengatasi keadaan,” kata Sarmuji dikutip dari Antara di Jakarta, Senin (16/3/2026).
Baca Juga: Prabowo Usul Gaji Pejabat Dipangkas, Sejumlah Fraksi di DPR Respons Beri Dukungan
Sekretaris Fraksi Partai NasDem DPR RI Ahmad Sahroni juga menyatakan dukungannya sebagai upaya Presiden mencari solusi demi menyejahterakan rakyat di tengah situasi ketidakpastian global.
Sahroni menuturkan pemerintah memiliki berbagai opsi untuk mengefisiensikan anggaran, tetapi harus tetap dikaji secara mendalam.
“Apalagi terkait gaji, harus didiskusikan dengan sangat matang, karena apabila tidak dikaji secara matang, efisiensi di pos gaji berpotensi memunculkan efek turunan,” ucapnya.
Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PAN DPR RI Eddy Soeparno mengatakan partainya siap mengikuti arahan Presiden Prabowo.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV, Antara
- pemotongan gaji menteri
- purbaya yudhi sadewa
- purbaya
- menkeu
- wacana pemotongan gaji menteri





