Sebagian pemudik sepeda motor yang menyeberang dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten, memilih membawa hewan peliharaan mereka saat pulang ke kampung halaman.
Sejumlah alasan menjadi penyebab mereka melakukan hal tersebut, mulai dari menghemat biaya penitipan hewan selama libur Lebaran sekaligus memastikan kondisi hewan piaraan tetap aman dan terawat.
Seperti yang dilakukan oleh pasangan suami istri (pasutri) asal Tangerang tujuan Lampung, Santi dan Muhdi. Mereka memilih membawa anabul kesayangan untuk mudik ke kampung halamannya.
Diakui Santi, kucing kampung yang diberi nama Oyen tersebut sudah empat kali ikut dalam perjalanan mudiknya. Sebab, kata Santi, kucingnya terbilang manja karena tidak bisa dititipkan ke siapa pun, termasuk ke petshop.
"Ini kali keempat dia ikut. Soalnya gak bisa dititipin ke petshop. Pernah dititipin ke petshop, setelahnya malah gak mau makan berhari-hari," kata Santi di sela-sela mengantre masuk areal buffer zone Pelabuhan Ciwandan, Rabu (18/3) subuh.
Oyen dimasukan ke dalam boks dan diikat di belakang motor.
Selain itu, kata Santi, kucing kampung berusia sekitar 4,5 tahun miliknya itu juga tidak bisa diberi makan oleh orang lain sehingga membawanya ikut mudik ke Lampung menjadi pilihan paling realistis demi kesehatan peliharaannya tersebut.
"Mending dibawa aja, kasihan soalnya, daripada kepikiran kan. Anak kesayangan ini takut sakit," sambungnya.
Sementara itu, pantauan kumparan pada Rabu (18/3) arus kedatangan pemudik sepeda motor masih terus berdatangan memadati areal Pelabuhan Ciwandan. Kepadatan terlihat dari terpenuhinya delapan lajur dari total 12 lajur buffer zone yang disediakan untuk menunggu sebelum naik ke atas kapal.





