Ratusan Pedagang Warmindo di Bekasi Mudik Gratis Bareng

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com — Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Yassierli melepas keberangkatan 649 pemudik yang merupakan pedagang Warung Makan Indomie (Warmindo) beserta keluarga dalam program mudik gratis di kawasan Islamic Centre, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Rabu (18/3/2026).

Program mudik gratis tersebut diselenggarakan oleh PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk dan melibatkan total 11 armada bus dari titik keberangkatan di Bekasi.

Secara keseluruhan, lebih dari 11.300 pengusaha Warmindo beserta keluarga diberangkatkan menggunakan 195 armada bus yang tersebar di berbagai daerah, mulai dari Jabodetabek, Semarang, Yogyakarta, Bandung, Surabaya, hingga Malang.

 Baca juga: Senangnya Warga Ikut Mudik Gratis, Hemat Biaya dan Tak Capek

Khusus di wilayah Jabodetabek, tercatat sebanyak 8.347 peserta mudik diberangkatkan menggunakan 141 armada bus dari 32 titik kumpul keberangkatan.

“Kami dari Kementerian Ketenagakerjaan hadir ke sini sebagai bentuk apresiasi dan dukungan kepada perusahaan yang memberikan kepedulian, perhatian, dan support bagi pengusaha Warmindo,” ujar Yassierli kepada awak media di lokasi, Rabu.

Ia menilai, program tersebut merupakan kepedulian perusahaan terhadap pelaku usaha kecil yang dapat ditiru oleh perusahaan lain.

“Inilah kebersamaan dalam bisnis. Kami ingin membangun suatu kekeluargaan, dan kita sudah memiliki DNA itu sebagai bangsa Indonesia,” kata dia.

Sementara itu, Direktur Indofood Suzi Indriani mengatakan, program mudik gratis ini merupakan bentuk apresiasi kepada para pelaku UMKM yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan produk Indomie di Indonesia.

“Ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi wujud penghargaan kami kepada para mitra Warmindo yang telah tumbuh bersama Indomie selama bertahun-tahun,” ujar Suzi.

Suzi mengatakan, program mudik gratis ini menjadi solusi bagi masyarakat di tengah kenaikan harga tiket transportasi menjelang Lebaran.

 Baca juga: Hindari Kejahatan Siber Jelang Lebaran 2026, Ini Langkah yang Perlu Dilakukan

Bagi sebagian pemudik, program ini bukan hanya memudahkan perjalanan pulang, tetapi juga membantu mereka menghemat pengeluaran agar dapat membawa lebih banyak bekal ke kampung halaman.

Heri (57), warga Bekasi Selatan, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut.

“Senang bisa ikut program mudik gratis. Jadinya lebih hemat ongkos. Kalau duit hasil jualan ditabung buat perayaan Lebaran di kampung,” ujar Heri.

Menurutnya, mahalnya biaya transportasi menjelang Lebaran menjadi alasan utama dirinya memilih program mudik gratis.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Kalau enggak ada program ini, tabungan kepakai buat ongkos. Nah, kalau ini kan bisa buat bekal kebutuhan di kampung,” kata dia.

Bagi Heri, mudik gratis bukan sekadar perjalanan pulang, tetapi kesempatan untuk kembali ke kampung halaman dengan lebih tenang tanpa terbebani biaya transportasi yang mahal.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Brutal! Wanita Pedagang Es Kelapa di Gowa Tikam Rekannya gegara Kesal Tersaingi
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Prabowo Salurkan Bantuan Daging Meugang di Aceh untuk Sambut Idulfitri
• 13 jam lalueranasional.com
thumb
Istana Kaji Pemotongan Gaji Menteri dan DPR Dampak Perang Iran
• 23 jam lalukatadata.co.id
thumb
Menhut minta "zero waste, zero accident" di TN sesuai arahan Presiden
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Komisi III DPR Bentuk Panja Kawal Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
• 23 menit lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.