Usai Bertemu Dubes Iran, Jusuf Kalla: Bicarakan Kemanusiaan

kompas.tv
6 jam lalu
Cover Berita
Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) sekaligus Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (kiri) dan Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi (kanan) memberi keterangan di Kantor PMI, Rabu (18/3/2026). (Sumber: Tangkapan Layar YouTube KompasTV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) sekaligus Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi di Kantor PMI, Jakarta, Rabu (18/3/2026). 

Usai pertemuan itu, keduanya menyampaikan keterangan kepada awak media. 

"Jadi tadi saya menerima Bapak Dubes Iran, kita berbicara tentang kemanusiaan, bagaimana korban rakyat Iran dalam perang dengan Amerika," katanya, seperti dipantau dari Breaking News KompasTV. 

JK menyebut, mereka juga membicarakan tentang peran PMI dalam membantu masyarakat sipil yang menjadi korban perang.

"Termasuk maka kita putuskan, sesuai dengan kebutuhan daripada Iran, obat-obatan yang akan dikirim sesuai dengan kebutuhan di sana melalui negara-negara yang dekat dengan Iran, seperti Pakistan, Turki, dan sebagainya melalui Red Crescent atau Bulan Sabit Merah setempat," ujarnya. 

Baca Juga: Eropa Tolak Terlibat Perang AS-Israel terhadap Iran, Pengamat: Tidak Mau Kehilangan Muka

Dalam kesempatan sama, Boroujerdi menyampaikan terima kasihnya atas dukungan Indonesia kepada Iran. 

"Saya ingin juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kami atas dukungan yang telah diberikan oleh pemerintah Indonesia, bangsa Indonesia, berbagai badan dan organisasi pemerintah maupun nonpemerintah, ormas dan lain sebagainya kepada kami dalam situasi seperti sekarang," ujarnya. 

Boroujerdi menyebut hari ini dia menyampaikan laporan kepada JK berkaitan dengan perang Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap negaranya dan pembunuhan yang dilakukan dua negara tersebut terhadap warga sipil. 

"Puluhan ribu rumah masyarakat dan infrastruktur sipil menjadi rusak atas serangan dari Zionis dan Amerika. Begitu banyak keluarga dan anak-anak yang tidak berdosa, masyarakat sipil menjadi syahid," ucapnya. 

Boroujerdi mengatakan serangan AS-Israel juga menarget rumah sakit, sekolah, warisan budaya, dan berbagai tempat lain. 

"Melaporkan bahwa sekarang korban perang di negara kami yang paling senior dan paling tua adalah berusia 88 tahun. Sedangkan yang paling muda adalah seorang balita yang hanya berusia 3 hari," tambahnya. 

Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Edy-A.-Putra

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • jusuf kalla
  • dubes iran
  • mohammad boroujerdi
  • jusuf kalla terima kunjungan dubes iran
  • iran
  • pmi
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
6 Juta Orang Mudik Naik Transportasi Umum Lebaran 2026, Terbanyak Pakai Kereta
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
KBRI Kuala Lumpur Tutup Sementara Sambut Nyepi dan Idul Fitri
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
Hamil di Luar Nikah, Denada Sempat Sembuyikan Kehamilan dari Emilia Contessa: Aku Belum Dewasa
• 8 jam lalugrid.id
thumb
Mudik Lebih Nyaman, Stasiun Cirebon Siapkan Layanan Ekstra
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Indonesia Siapkan Bukti Hadapi Investigasi USTR, Fokus pada Perdagangan dan Tenaga Kerja
• 10 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.