Hindari Kejahatan Siber Jelang Lebaran 2026, Ini Langkah yang Perlu Dilakukan

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Menjelang libur Lebaran 2026, masyarakat diminta lebih berhati-hati saat bertransaksi secara online seiring meningkatnya risiko kejahatan siber.

Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya mencatat, berbagai modus penipuan digital kerap muncul saat aktivitas pemesanan tiket perjalanan, penginapan, hingga sewa kendaraan meningkat.

Direktur Reserse Siber Polda Metro Jaya, Kombes Roberto Pasaribu, mengatakan pelaku memanfaatkan momen ini untuk menjaring korban melalui berbagai cara.

“Modus pelaku, mereka akan menawarkan tiket transportasi udara, darat, laut murah, penginapan murah, sewa kendaraan murah dan sebagainya melalui akun media sosial atau aplikasi pesan,” ujar Roberto kepada Kompas.com, Rabu (18/3/2026).

Baca juga: Kejahatan Siber yang Perlu Diwaspadai Jelang Lebaran 2026

Selain itu, pelaku juga kerap menyebarkan kode pembayaran palsu hingga tautan berbahaya yang dapat mencuri data pribadi korban.

Cermati penawaran dan jangan mudah percaya

Masyarakat diminta untuk selalu memeriksa ulang setiap situs atau akun yang menawarkan jasa secara daring.

Pengecekan dapat dilakukan melalui mesin pencarian, seperti Google atau Chrome, serta melihat ulasan dan rating dari pengguna lain.

“Bisa juga lihat kolom komentar atau rating atas layanan jasa tersebut, apabila situs penawaran jasa tersebut bukan yang dikenal secara umum,” kata Roberto.

Baca juga: Arus Mudik Lebaran 2026, Kapolri: Saat Ini 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta

Jaga kerahasiaan data pribadi

Polisi menegaskan agar masyarakat tidak pernah membagikan kode akses atau kata sandi (password) email kepada pihak mana pun, terutama melalui situs atau pesan yang mencurigakan.

Permintaan data pribadi, termasuk kode OTP, menjadi salah satu modus yang sering digunakan pelaku untuk mengambil alih akun korban.

Waspadai aplikasi dan tautan mencurigakan

Masyarakat juga diminta berhati-hati jika menerima arahan untuk mengunduh aplikasi dari sumber yang tidak jelas. Aplikasi tersebut berpotensi mengandung malware yang bisa mencuri data atau mengendalikan perangkat korban.

Baca juga: Sidang Delpedro, Penyidik Akui Hanya Pakai HP Saat Patroli Siber Demo Agustus

“Apabila ada permintaan seperti tersebut, dapat melaporkan secara daring melalui saluran resmi kepolisian atau Komdigi RI,” ujar Roberto.

Segera lapor jika menjadi korban

Jika terlanjur menjadi korban penipuan, masyarakat dapat segera melapor melalui layanan kepolisian di nomor 110 atau kanal resmi lainnya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Laporan juga bisa disampaikan ke Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya maupun Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dengan meningkatnya kewaspadaan dan ketelitian dalam bertransaksi digital, masyarakat diharapkan dapat terhindar dari berbagai modus kejahatan siber selama periode libur Lebaran.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jelang Lebaran, Gubernur Bobby Nasution Pastikan Stok Bahan Pokok Sumut Aman dan Harga Stabil
• 22 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Kelebihan Fisik Newcastle Harus Diantisipasi Barcelona
• 4 jam lalumedcom.id
thumb
Kemenhub Bantah Seluruh Penerbangan Luar Negeri Dihentikan Gegara Perang AS - Iran
• 15 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Posko kesehatan PLBM Skouw beroperasi sambut mudik Lebaran
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Ratusan Pedagang Warmindo di Bekasi Mudik Gratis Bareng
• 6 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.