Perang yang terjadi antara Iran dengan Amerika Serikat-Israel tak hanya menyebabkan korban jiwa berjatuhan, tetapi juga kerusakan bangunan di negara yang tengah berkonflik tersebut.
Kementerian Warisan Budaya dan Pariwisata Iran mengatakan serangan AS dan Israel yang terjadi sejak beberapa waktu lalu, telah menghancurkan lebih dari 100 situs bersejarah di negara itu.
"Jumlah situs bersejarah dan budaya yang rusak akibat serangan AS dan rezim Zionis di berbagai tempat telah mencapai 108," kata pihak kementerian, seperti dilaporkan kantor berita Tasnim dan dikutip dari Antara.
Dari jumlah tersebut, 60 situs terletak di Teheran, 19 di Isfahan, dan 12 di provinsi Kurdistan barat laut.
Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel mulai menyerang sejumlah target di Iran, termasuk Teheran. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan, korban sipil, dan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khameni.
Iran kemudian membalas agresi militer tersebut dengan menyerang wilayah Israel, serta target militer AS di Timur Tengah.





