TABLOIDBINTANG.COM - Denada dicap sebagai ibu yang tidak bertanggung jawab karena sempat tak mengakui darah dagingnya sendiri, Ressa Rossano. Dalam perbincangan di kanal YouTube milik Feni Rose, Denada akhirnya buka suara soal situasi yang dulu harus ia hadapi.
Denada, yang kala itu baru berusia 20 tahun, sempat ketakutan saat hendak memberi tahu sang ibu bahwa dirinya hamil di luar nikah. Di tengah berbagai kekhawatiran, Denada memutuskan untuk menjaga kehamilannya dan melahirkan lewat proses normal.
Dalam perbincangan itu, Denada mengaku pernah memiliki keinginan untuk mengungkapkan identitas dirinya sebagai ibu kandung kepada Ressa. Namun, niat tersebut urung dilakukan karena berbagai ketakutan.
"Keinginan itu ada. Pasti. Terus kenapa nggak dijalanin? Ketakutan-ketakutan aku," katanya.
Ia khawatir reaksi Ressa jika mengetahui kebenaran tersebut akan berujung pada kemarahan atau bahkan kebencian.
"Aku merasa pertama aku merasa entar dia marah nggak ya sama aku kalau aku kasih tahu. Entar dia jadi benci nggak ya sama aku," ujarnya.
Denada pun menyadari bahwa keputusan menitipkan Ressa kepada keluarga lain bisa menimbulkan perasaan ditinggalkan.
"Ya mungkin karena dia merasa harusnya kan aku sama dia, harusnya dia sama aku kan. Harusnya kan memang gitu," ucapnya.
Kini, penyesalan kerap menghampiri dirinya ketika mengingat masa lalu tersebut. Ia bahkan berharap bisa mengulang waktu dan mengambil keputusan berbeda.
"Kalau aku bisa memutar waktu kembali gitu harusnya aku dulu tuh aku saja, sama aku saja gitu," tuturnya sambil kembali menangis.
Meski demikian, Denada menegaskan bahwa keputusan yang diambil saat itu bukan tanpa alasan, melainkan hasil dari berbagai pertimbangan keluarga. Ia juga tidak ingin menyalahkan sang ibu atas apa yang terjadi.
"Ada banyak hal, tapi ini adalah cerita di keluarga kami," pungkasnya.



