Israel Tutup Paksa Masjid Al Aqsa saat Ramadhan, AWG: Ini Bagian Yahudisasi Tanah Suci

republika.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Langkah Israel yang memblokade akses masuk Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur, Palestina, bagi kaum Muslimin menuai kecaman luas. Aqsa Working Group (AWG) menilai, tindakan penutupan paksa tersebut adalah bagian dari upaya sistematis Yahudisasi yang dilakukan oleh rezim zionis di wilayah Palestina.

Ketua Presidium AWG Anshorullah mengatakan, penutupan dan pembatasan akses ke Masjid Al Aqsa pada Ramadhan tahun ini menunjukkan watak kolonial dan diskriminatif Israel terhadap umat Islam dan rakyat Palestina. Ia menyebut, kebijakan tersebut merupakan peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah Ramadhan di kawasan itu.

Baca Juga
  • 3 Bulan 3 Bupati di Jateng Terjaring OTT KPK
  • Ramadhan di Atas Truk Sampah, Kisah Para Sopir 'Transformer' di TPA Sarimukti
  • One Way Sepenggal Tahap Pertama Diberlakukan

“Pencegahan ini sejatinya adalah upaya Yahudisasi terhadap Masjid Al Aqsa sekaligus de-Islamisasi di Baitul Maqdis dan seluruh Palestina,” ujar Anshorullah dalam pernyataan resmi, dikutip pada Rabu (18/3/2026).

Menurut dia, pembatasan tersebut merupakan bagian dari rangkaian operasi sistematis yang lebih luas. Ada ambisi Israel untuk mengubah identitas keislaman pada berbagai situs suci umat Islam di wilayah Palestina. Termasuk di antaranya adalah Masjid Ibrahimi di Hebron. Selain itu, Anshorullah mengingatkan, sejak konflik meletus pada 7 Oktober 2023 hingga kini pun, militer Israel (IDF) terus memborbardir Jalur Gaza, termasuk menghancurkan masjid-masjid di sana.

/* Make the youtube video responsive */ .iframe-container{position:relative;width:100%;padding-bottom:56.25%;height:0 ;margin : 14px 0px 15px 0px}.iframe-container iframe{position:absolute;top:0;left:0;width:100%;height:100%}
.rec-desc {padding: 7px !important;}

AWG menegaskan, tindakan tersebut merupakan bentuk pelanggaran terhadap kebebasan beragama dan sekaligus mencederai kesucian tempat ibadah.

Karena itu, AWG mengutuk keras kebijakan pembatasan akses ke Masjid Al Aqsa yang dinilai dibuat dengan alasan tidak berdasar. Menurut Anshorullah, tindakan Israel tersebut secara nyata bertujuan menghalangi umat Islam menjalankan ibadah, khususnya pada bulan suci Ramadhan.

Bagaimanapun, tegas dia, upaya Yahudisasi dan de-Islamisasi di tanah suci ketiga bagi kaum Muslimin ini tidak akan berhasil. Blokade yang dilakukan justru akan membawa konsekuensi buruk bagi pelakunya.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Waka MPR Nilai Kebinenakaan Harus Jadi Kekuatan Membangun Bangsa
• 25 menit laludetik.com
thumb
Puspom TNI Selidiki Aktor Intelektual Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS
• 4 jam lalurctiplus.com
thumb
Mudik Lebaran 2026: Volume Lalu Lintas Jabotabek Capai 1,2 Juta, Jasa Marga Siapkan Rekayasa Lalin
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
Puluhan SPPG Ditutup Sementara Selama Ramadhan 2026, BGN Soroti Pelanggaran Menu hingga Standar Sanitasi
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Kapolda Sumsel Instruksikan Jajarannya Siap Tempur Hadapi Arus Mudik Lebaran
• 22 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.