Jakarta (ANTARA) - Pelatih Manchester City Joseph "Pep" Guardiola tidak menyalahkan kartu merah yang diperoleh pemainnya Bernardo Silva saat berlaga di leg kedua babak 16 besar Liga Champions menghadapi Real Madrid di Etihad Stadium, Manchester, Rabu pagi WIB.
Dalam laga tersebut pada menit ke-20, Bernardo Silva harus diganjar kartu merah langsung setelah terbukti menghentikan tendangan Vinicius Junior menggunakan bagian tangan di area kotak penalti. Wasit kemudian langsung mengusir pemain tim nasional Portugal tersebut dari lapangan dan memberikan Real Madrid hadiah penalti.
"Ayolah, ini bukanlah sebuah kesalahan. Ini adalah kartu merah pertama Bernardo Silva," ujar Pep Guardiola dikutip dari laman resmi klub, Rabu.
"Tindakan yang dilakukan Bernardo merupakan reflex alami. Ini bukan salah satu yang dapat dihindari," imbuh mantan pelatih Barcelona tersebut.
Pelatih asal Spanyol ini tidak ingin mencari kambing hitam atas kegagalan Manchester City yang dihajar Real Madrid lewat agregat 1-5.
Baca juga: Silva nilai laga kontra Real Madrid ujian bagus bagi Man City
"Tidak pernah saya akan menyalahkan pemain saya untuk itu terutama Bernardo setelah apa yang telah dilakukannya untuk kita selama bertahun-tahun," kata Pep Guardiola.
Kekalahan atas Los Blancos sekaligus menghentikan perjalanan Manchester City di Liga Champions musim ini.
Catatan negatif ini sekaligus memperpanjang rentetan kegagalan The Citizens yang selalu tersingkir di fase gugur ketika bersua Los Galacticos dalam tiga musim terakhir di Liga Champions.
Terakhir, Manchester City menyingkirkan Real Madrid di Liga Champions terjadi di musim 2022/2023. Kala itu, Manchester City yang masih diperkuat Kevin De Bruyne menghajar Real Madrid lewat agregat 1-5 pada babak semifinal.
Performa impresif tersebut sekaligus berlanjut di laga final ketika The Sky Blues memetik kemenangan atas Inter Milan. Kemenangan tersebut menjadi gelar juara Liga Champions perdana Manchester City.
Baca juga: Real Madrid singkirkan Manchester City setelah menang 2-1 di leg kedua
Dalam laga tersebut pada menit ke-20, Bernardo Silva harus diganjar kartu merah langsung setelah terbukti menghentikan tendangan Vinicius Junior menggunakan bagian tangan di area kotak penalti. Wasit kemudian langsung mengusir pemain tim nasional Portugal tersebut dari lapangan dan memberikan Real Madrid hadiah penalti.
"Ayolah, ini bukanlah sebuah kesalahan. Ini adalah kartu merah pertama Bernardo Silva," ujar Pep Guardiola dikutip dari laman resmi klub, Rabu.
"Tindakan yang dilakukan Bernardo merupakan reflex alami. Ini bukan salah satu yang dapat dihindari," imbuh mantan pelatih Barcelona tersebut.
Pelatih asal Spanyol ini tidak ingin mencari kambing hitam atas kegagalan Manchester City yang dihajar Real Madrid lewat agregat 1-5.
Baca juga: Silva nilai laga kontra Real Madrid ujian bagus bagi Man City
"Tidak pernah saya akan menyalahkan pemain saya untuk itu terutama Bernardo setelah apa yang telah dilakukannya untuk kita selama bertahun-tahun," kata Pep Guardiola.
Kekalahan atas Los Blancos sekaligus menghentikan perjalanan Manchester City di Liga Champions musim ini.
Catatan negatif ini sekaligus memperpanjang rentetan kegagalan The Citizens yang selalu tersingkir di fase gugur ketika bersua Los Galacticos dalam tiga musim terakhir di Liga Champions.
Terakhir, Manchester City menyingkirkan Real Madrid di Liga Champions terjadi di musim 2022/2023. Kala itu, Manchester City yang masih diperkuat Kevin De Bruyne menghajar Real Madrid lewat agregat 1-5 pada babak semifinal.
Performa impresif tersebut sekaligus berlanjut di laga final ketika The Sky Blues memetik kemenangan atas Inter Milan. Kemenangan tersebut menjadi gelar juara Liga Champions perdana Manchester City.
Baca juga: Real Madrid singkirkan Manchester City setelah menang 2-1 di leg kedua




