Patuhi Kebijakan Dedi Mulyadi, Kusir Delman Ini Malah Senang Dilarang Beroperasi Saat Lebaran, Ini Alasannya

grid.id
17 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Demi patuhi kebijakan Dedi Mulyadi, seorang kusir Delman di Garut ini tak bisa beroperasi saat lebaran tiba. Meski begitu, sang kusir justru mengaku malah senang.

M Zian Nursyabani (15) diketahui merupakan kusir dari kuda delman bernama Alkatsar. Sehari-hari, Zian selalu beroperasi di jalur-jalur utama yang biasa dilalui pemudik di Kabupaten Garut.

Namun karena demi patuhi kebijakan Dedi Mulyadi, Zian tak bisa beroperasi selama periode 7 hari. Meski begitu, Zian bukannya marah karena aktivitasnya mencari nafkah harus berhenti sementara.

Usut punya usut, hal ini karena Dedi Mulyadi mengeluarkan kebijakan dimana para kusir delman di Kabupaten Garut akan mendapatkan uang kompensasi.

Tak tanggung-tanggung, uang kompensasi dari Pemprov Jabar ternyata mencapai angka Rp 1,7 juga selama sepekan (7 hari).

"Tahun kemarin sampai dua Minggu, tahun ini seminggu tapi ya disyukuri lah, kepada pemudik kalau tidak mau macet ayo mudik lebih awal," ujar Zian dikutip Grid.ID dari TribunJabar.id, Selasa (17/3/2026).

Setelahnya, Zian mengatakan kuda miliknya itu adalah kuda keturunan dari Sumbawa dengan kode MF, yang usianya diketahui sudah 8 tahun. Selama ini, Zian dan kudanya itu selalu beraktivitas di kawasan wisata mulai Cipanas, Rancabango, dan sekitarnya di wilayah Kecamatan Tarogong Kaler.

Hasil dari menjadi kusir kuda juga disebut Zian menjadi penopang penghasilan orang tuanya. Dan demi patuhi kebijakan Dedi Mulyadi itu, saat ini kuda milik Zian lebih banyak beristirahat sambil menunggu aktivitas kembali normal setelah musim mudik berakhir.

"Jadi sementara istirahat dulu ya sambil dirawat di istal (kandang), saya sayang banget sama dia, Alkastar tak pernah sakit, sehat terus, dan tenaganya luar biasa," imbuh Zian.

Zian sendiri mengungkap profesinya itu ia lakukan seusai pulang sekolah demi membantu orang tuanya mencari nafkah. Bahkan Alkastar juga kerap mengikuti lomba pacu kuda meski masih di wilayah lokal seperti Pangandaran dan sekitarnya.

"Dia punya ciri khas, kenapa namanya Alkastar karena ada tanda bintang alami di dahinya," jelas Zian.

 

Sementara itu, sebelum Zian patuhi kebijakan Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat itu memang menjanjikan uang saku untuk sopir angkot, tukang becak, dan tukang andong, namun ada syarat yang harus dipenuhi. Yakni dimana semua pekerja itu diharuskan tak beroperasi pada seminggu sebelum dan setelah Lebaran 2026 yang berada di jalur mudik di Jawa Barat.

Usut punya usut, hal itu dilakukan Dedi Mulyadi lantaran melihat tugas polisi yang berat salama kurun waktu itu. Yakni untuk mengamankan arus mudik lebaran 2026. Sehingga Pemprov Jabar tidak akan membebankan dengan beban yang berat dengan mencoba memberikan solusi.

Yakni dengan mengharuskan beberapa pekerja seperti sopir angkot, becak, dan andong untuk tidak beroperasi untuk sementara waktu.

"Seluruh jalur mudik yang ada angkot, becak, andong, dan berbagai hal lainnya dalam mencari nafkah, seminggu sebelum dan setelah Lebaran di daerah itu diliburkan seminggu.

Dan mereka akan mendapatkan uang saku selama mereka libur, agar arus tak ada penyumbatan, serta pemudik yang mudik bisa lewat Jabar dengan tentram, nyaman, dan jalannya mulus," tandas Dedi Mulyadi dikutip dari Kompas.com. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Iran Tangkap Ratusan Loyalis Monarki dan Mata-Mata AS di Tengah Perang
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Hewan Peliharaan Ikut Mudik Naik Kereta Api, Berapa Tarifnya?
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Identitas Penyiram Air Keras Andrie Yunus Versi Polisi dan TNI Beda, Ini Respons Kompolnas
• 6 jam lalukompas.com
thumb
5 Kesimpulan Rapat Komisi III DPR RI soal Dugaan Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
1,2 Juta Kendaraan Keluar dari Jakarta, Pemudik dengan Sepeda Motor Diimbau Berhati-Hati
• 10 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.