BEI menyoroti rencana buyback saham Mitra Keluarga dengan nilai maksimal Rp1 triliun.
IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyoroti rencana buyback saham PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) dengan nilai maksimal Rp1 triliun.
Manajemen menjelaskan, penetapan buyback tersebut telah mempertimbangkan berbagai faktor strategis, mulai dari posisi kas dan setara kas, kebutuhan modal kerja, rencana belanja modal, hingga kondisi pasar dan volatilitas harga saham.
"Jumlah tersebut merupakan alokasi maksimum, dan realisasi pembelian kembali saham akan sangat bergantung pada kondisi pasar serta harga saham Perseroan selama periode pelaksanaan pembelian kembali saham," kata manajemen menjawab pertanyaan Bursa, Selasa (17/3/2026).
Dalam menentukan harga buyback, perseroan mengacu pada sejumlah parameter, antara lain harga saham di pasar reguler, kondisi pasar secara umum, likuiditas perdagangan saham, serta kinerja dan fundamental perusahaan.
Manajemen memastikan, pelaksanaan buyback telah memperhitungkan komposisi kepemilikan saham, sehingga porsi saham publik (free float) tetap memenuhi ketentuan yang ditetapkan regulator.
"Perseroan juga akan memantau komposisi tersebut secara berkala selama periode pelaksanaan buyback," tutur manajemen.
MIKA menegaskan, pelaksanaan buyback tidak akan mengganggu kondisi keuangan maupun operasional perusahaan meski dibiayai sepenuhnya melalui dana internal.
"Langkah ini tidak akan memengaruhi kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajiban keuangan maupun mendukung ekspansi bisnis ke depan," ujar manajemen.
Sebagai informasi, harga saham MIKA terus tertekan dalam beberapa waktu terakhir sejalan dengan volatilitas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Sejak awal 2026, saham MIKA tercatat melemah 12,61 persen ke Rp2.080.
(DESI ANGRIANI)





