Dua petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) alami sesak nafas usai memadamkan kobaran api yang melahap restoran di wilayah Serpong, Selasa (17/3) malam. Keduanya langsung diberi tambahan oksigen dari petugas medis.
“Anggota ada dua orang yang sesak napas karena asap,” kata Kabid Pemadaman Damkar Tangsel, Omay Komarudin, di lokasi.
Omay menjelaskan, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 20.30 WIB. Sebanyak 11 unit armada dikerahkan untuk memadamkan api, terdiri dari 9 unit milik Damkar Tangsel dan 2 unit bantuan dari Kabupaten Tangerang.
Ia menyebut, material bangunan yang didominasi bambu dan ilalang membuat api cepat membesar dan sulit dikendalikan.
“Tadi api begitu besar karena yang kebakaran itu bambu dan ilalang, jadi memudahkan terbakar,” ungkapnya.
Proses pemadaman sempat mengalami kendala, di antaranya kemacetan arus lalu lintas serta jauhnya sumber air dari lokasi kebakaran.
Setelah berjibaku selama kurang lebih dua jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan api sekitar pukul 22.40 WIB.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp2 miliar.
“Kurang lebih untuk kerugian Rp2 miliar,” pungkas Omay..





