400 Tewas Saat Rumah Sakit Dibom, Afghanistan Tuding Pakistan

cnbcindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita
Foto: Kondisi rumah sakit rehabilitasi pengguna narkoba yang hancur akibat serangan udara Pakistan di Kabul, Afghanistan, Selasa (17/3/2026). (REUTERS/Sayed Hassib)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Pakistan membantah keras tuduhan Afganistan yang menyebut Islamabad melancarkan serangan udara ke sebuah rumah sakit rehabilitasi narkoba di Kabul yang menewaskan ratusan orang. Pakistan menegaskan operasi militernya tidak menyasar fasilitas sipil, melainkan target militer dan jaringan teroris.

Juru bicara Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, Mosharraf Zaidi, menyatakan klaim yang dilontarkan pihak Afganistan sebagai informasi yang menyesatkan.

Kementerian Informasi Pakistan juga menegaskan bahwa serangan tersebut "secara tepat menargetkan instalasi militer dan infrastruktur pendukung teroris" di Kabul dan Nangarhar. Mereka menambahkan bahwa operasi dilakukan dengan kehati-hatian tinggi untuk meminimalkan dampak terhadap warga sipil.


Pilihan Redaksi
  • Trump 'Masuk' Jebakan Iran: AS Bikin Masalah Baru-Susah Menang Perang
  • Iran Warning AS: Bakal Jadi "Vietnam" Jika Perang Darat Pecah
  • Breaking! Israel Klaim Bunuh Ali Larijani, Tokoh Kunci Kekuasaan Iran

Namun di sisi lain, pemerintah Taliban Afghanistan tetap bersikukuh dengan tuduhannya. Wakil juru bicara pemerintah Taliban, Hamdullah Fitrat, mengatakan serangan terjadi pada Senin (16/3/2026) sekitar pukul 21.00 waktu setempat dan menargetkan Rumah Sakit Pengobatan Kecanduan Omar di Kabul.

"Sayangnya, jumlah korban tewas sejauh ini mencapai 400 orang, sementara sekitar 250 lainnya dilaporkan terluka. Tim penyelamat saat ini berada di lokasi kejadian," ujar Fitrat, dikutip dari Al Jazeera, Selasa (17/3/2026).

Ia menambahkan sebagian besar bangunan rumah sakit dengan kapasitas hingga 2.000 tempat tidur itu hancur akibat serangan udara. Rekaman televisi lokal menunjukkan petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api di tengah puing-puing bangunan.

Seorang petugas keamanan rumah sakit, Omid Stanikzai, mengaku mendengar jet tempur sebelum serangan terjadi.

"Ada unit militer di sekitar kami. Ketika unit militer ini menembaki jet, jet tersebut menjatuhkan bom dan terjadi kebakaran," ujarnya kepada AFP. Ia juga mengklaim seluruh korban merupakan warga sipil.

Juru bicara Taliban lainnya, Zabihullah Mujahid, mengecam keras serangan tersebut dan menyebutnya sebagai "kejahatan terhadap kemanusiaan" serta pelanggaran wilayah udara Afganistan.

Ketegangan antara kedua negara memang meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Baku tembak di wilayah perbatasan dilaporkan menewaskan sedikitnya empat orang di Afganistan, termasuk dua anak-anak.

Konflik ini turut menjadi perhatian Dewan Keamanan PBB yang mendesak pemerintah Taliban untuk meningkatkan upaya memerangi terorisme. Resolusi terbaru juga memperpanjang mandat misi politik PBB di Afghanistan selama tiga bulan.

Selama ini, Pakistan menuduh Kabul melindungi kelompok bersenjata seperti Tehrik-i-Taliban Pakistan, tuduhan yang secara konsisten dibantah oleh pihak Afganistan.

Di tengah eskalasi konflik, dampak kemanusiaan terus meluas. World Food Programme menyebut lebih dari 20.000 keluarga di Afghanistan telah mengungsi dan membutuhkan bantuan pangan darurat.

Situasi ini menunjukkan bahwa di balik saling tuding antara Kabul dan Islamabad, krisis kemanusiaan di lapangan terus memburuk tanpa tanda-tanda mereda.

 


(tfa/luc) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Ketegangan Afghanistan-Pakistan Meningkat, Puluhan Orang Tewas

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sambut Libur Lebaran, Jasaraharja Putera Serahkan Ambulans Listrik ke TMII
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
ASDP Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Merak Terjadi Malam Ini
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Program 3 Juta Rumah, Komitmen Presiden Prabowo Hadirkan Hunian Layak
• 13 jam lalutvrinews.com
thumb
Kakorlantas Dampingi Kapolri Tinjau GT Kalikangkung: Rekayasa Lalin Mudik Berbasis Data
• 23 jam laludetik.com
thumb
5 Fakta Menarik Jelang FIFA Series 2026 di Jakarta: Duel Timnas Indonesia Vs Bulgaria Paling Ditunggu
• 5 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.