Di Tengah Berita Tutupnya Al Aqsha, Ketahuilah! Allah Tak Biarkan Umat Ini Mati

realita.co
3 jam lalu
Cover Berita

ADA satu tadabbur menarik dari sejarawan masyhur, Dr Raghib Sirjani namanya. Beliau mengajak kita menjiwai Al Baqarah ayat 143, "Dan demikian pula Kami telah menjadikan kamu (umat Islam) umat pertengahan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia."

Dr Raghib menulis satu hal yang mindblowing: umat ini akan selamanya Allah jaga, dan ia akan jadi saksi naik turunnya peradaban manusia!

Baca juga: Masjid Al Aqsa Terancam Roboh, gegara Israel Terus Gali Terowongan

Ummatun Lan Tamut. Umat yang tak akan mati, sampai kelak matahari terbit dari barat. Itulah salah satu buku kecil yang pernah Dr Raghib tulis, dan bagiku itu powerful sekali.

Siapapun yang memahami Al Qur'an dan sejarah umat ini, ia akan sadar bahwa di tengah gelap gulita pun, Allah akan senantiasa memberikan lentera bagi umat ini untuk keluar.  Keluar, dan meraih lagi kejayaannya.

Kita tahu, bahwa ini adalah era terburuk. Mulkan Jabriyyan. Kaum Muslimin masih terpecah, bahkan Masjid Al Aqsha ditutup dan ironisnya sebagian besar dunia Islam sudah menormalkan pemandangan itu.

Perang meletus, Iran dan AS mencipta titik api di negeri-negeri kaum Muslimin. Sampai-sampai sebagian orang berkata: sebentar lagi Dajjal benar-benar akan keluar. Sebentar lagi kiamat benar-benar terjadi.

Sadarkah kita? Kita adalah generasi yang lahir dalam 100 tahun yang sulit. Banyak sekali mendapat kabar duka dibandingkan berita baik.

Baca juga: Pemukim Ilegal israel Kembali Serbu Masjid Al-Aqsha

Mungkin, itu yang membuat mentalitas kita jadi inferior, takut untuk berharap, pasrah pada keadaan sampai hanya berkesimpulan harus menunggu Al Mahdi tanpa ikhtiar. Tapi, hendaklah kita tahu bahwa semua ini bersiklus. Seperti kata Abul Baqa Ar Randi, "Hari-hari itu adalah pergiliran."

Memangnya, kamu nggak penasaran setelah jatuh ini akan terjadi apa di masa depan? Apakah Allah akan membiarkan yang zalim terus di atas, dan yang lemah terus terindas?

Padahal Allah lugas memberi jaminan: "Allah telah menjanjikan kepada orang-orang di antara kamu yang beriman dan yang mengerjakan kebajikan, bahwa Dia sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa..." (QS An Nur 55)

Baca juga: Israel Terapkan Pembatasan di Kompleks Masjid Al-Aqsa Selama Ramadan 2025

Seorang aktivis dakwah di Mesir bernama Ayman Azzam bercerita bahwa di Mesir dan negeri Arab lainnya, ia melihat gelombang pemuda yang lebih ramai shalat tarawih. Twit itu direspon oleh netizen dunia Islam lain dengan nada yang sama. Muncul sebuah generasi baru di negeri-negeri muslim yang antusias pada Islam, yang merindukan kejayaan. Dan lihatlah: anak-anak muda Al Quds berusaha shalat sedekat mungkin pada Al Aqsha meski ditutup penjajah!

Salah seorang pakar sejarah dan aktivis bernama Dr Muhammad Elhamy mengatakan, "kita, ada di akhir zaman keterpurukan." Memang masih terpuruk, tapi kita ada di masa transisi untuk berlari.

Aku juga sering meminjam kalimat Syaikh Ahmad Yusuf Sayyid, "kita ada di fase antara turun, menuju naik lagi." Dan kalimat-kalimat senada itu muncul mengiringi keteguhan rakyat Gaza dalam Thufan Al Aqsha yang legendaris.Inf

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dari Dokumentasi Jadi Cuan: Kisah Orangtua Kelola Konten Anak dan Tantangannya
• 14 jam lalukompas.com
thumb
Berikan Kejutan di Hari White Day, Hoshi SEVENTEEN Rilis Single Baru Baby, Honey
• 19 jam lalubeautynesia.id
thumb
Jaga Rupiah dan Inflasi, BI Tahan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen
• 3 jam lalucelebesmedia.id
thumb
BSKDN Kembangkan Instrumen Ukur Kinerja Pemda dalam Upaya Penurunan Pengangguran
• 9 jam lalujpnn.com
thumb
Hotel di Jogja Ini Sajikan Menu Lebaran bagi yang Tak Sempat Masak Opor-Ketupat
• 14 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.