jpnn.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menggratiskan seluruh transportasi publik yang dikelola pemerintah daerah selama dua hari saat Lebaran Idulfitri.
Transportasi publik yang digratiskan saat lebaran, yakni TransjakartaTransjakarta, MRT, LRT Jakarta TransJabodetabek, hingga JakLingko.
BACA JUGA: Panas Ekstrem di Jakarta, Pramono Belum Merencanakan Hujan Buatan
Pramono berharap kebijakan itu memberikan kemudahan mobilitas sekaligus menghadirkan suasana Lebaran yang lebih meriah bagi warga Jakarta.
“Saya sudah memutuskan, untuk menyambut Idulfitri ini selama dua hari semua transportasi yang dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta digratiskan. Apakah itu MRT, LRT, TransJakarta, TransJabodetabek, JakLingko, maupun Mikrotrans, semuanya gratis,” kata Pram, pada Selasa (17/3).
BACA JUGA: MRT Jakarta Lakukan Penyesuaian Jam Operasional saat Natal 2025
Kebijakan transportasi publik gratis tersebut berlaku pada hari H dan H+1 Idulfitri.
Meski digratiskan, pengguna tetap diwajibkan melakukan tap menggunakan kartu uang elektronik (e-money) dengan tarif sebesar Rp 1 sebagai bagian dari mekanisme pencatatan perjalanan dalam sistem transportasi publik.
BACA JUGA: Pramono Tegaskan Pembangunan Taman Bendera Pusaka tak Gunakan APBD
Selain transportasi publik, Pemprov DKI Jakarta juga memberikan akses gratis ke sejumlah destinasi wisata bagi pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) sebagai bagian dari upaya memberikan ruang rekreasi yang terjangkau bagi masyarakat.
“Bahkan bagi ibu-ibu yang anaknya memegang KJP, masuk Ancol, masuk Ragunan, masuk Monas, kami gratiskan,” kata dia.
Eks Sekretaris Kabinet itu juga menyampaikan, Pemprov DKI Jakarta mengusung konsep “Mudik ke Jakarta” pada Idulfitri tahun ini.
Program ini bertujuan memberikan alternatif bagi masyarakat yang tidak mudik agar tetap dapat menikmati suasana Lebaran di Jakarta.
Sebagai bagian dari program tersebut, pemerintah daerah bekerja sama dengan pusat perbelanjaan dan sektor perhotelan untuk menghadirkan festival diskon hingga 70 persen guna mendorong aktivitas ekonomi selama periode libur Lebaran.
“Pemprov DKI Jakarta sudah membebaskan sebagian pajak pusat perbelanjaan dan perhotelan. Nantinya kita akan menggelar pesta diskon hingga 70 persen,” jelasnya.
Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta tetap menyelenggarakan program mudik gratis bagi warga yang ingin pulang ke kampung halaman.
Tahun ini, jumlah peserta mudik gratis meningkat menjadi lebih dari 30.000 pemudik yang akan diberangkatkan menggunakan lebih dari 750 bus. (mcr4/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Aturan Baru, Pramono Larang Pembangunan Lapangan Padel di Area Perumahan!
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi




