JEMBRANA, KOMPAS.TV - Kemacetan panjang hingga lebih dari 30 kilometer di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, akhirnya mulai menunjukkan tanda-tanda terurai.
Pemerintah mengambil langkah dengan memprioritaskan kendaraan penumpang untuk menyeberang ke Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur, demi mempercepat pergerakan pemudik.
Kebijakan ini disampaikan langsung Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi, saat meninjau kondisi arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Selasa (17/3/2026).
Baca Juga: Kemacetan Parah Menuju Pelabuhan Gilimanuk, Antrean Kendaraan Mengular Belasan Kilometer
“Agar antrean cepat terurai, selain menambah armada kapal yang beroperasi di Selat Bali, kami juga prioritaskan kendaraan penumpang,” ujar Dudy dikutip dari Antara.
Dalam skema ini, kendaraan penumpang seperti sepeda motor, mobil pribadi, hingga bus menjadi prioritas utama untuk diseberangkan.
Sementara itu, kendaraan barang tetap dilayani, namun tidak menjadi prioritas.
Menurut Dudy, kebijakan ini diambil karena kendaraan penumpang membawa jumlah orang yang lebih banyak serta mendominasi arus mudik.
“Untuk kendaraan barang tetap kami layani cuma prioritas kendaraan penumpang dulu baik sepeda motor, mobil pribadi maupun bus,” kata dia.
Langkah ini dinilai lebih efektif dalam mengurangi kepadatan, mengingat satu kendaraan penumpang bisa membawa lebih banyak individu dibanding kendaraan logistik.
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV/Antara
- Gilimanuk hari ini
- Menhub Dudy Purwagandhi
- penyeberangan Ketapang
- arus mudik 2026
- Pelabuhan Gilimanuk padat
- kendaraan penumpang prioritas





