PT Angkasa Pura Indonesia mencatat adanya peningkatan signifikan terkait pergerakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta menjelang H-4 Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Pada tanggal 17 Maret 2026, jumlah penumpang yang melintas mencapai 169.843 orang. Angka ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat yang ingin merayakan hari raya bersama keluarga setelah tiga tahun menghadapi pembatasan akibat pandemi.
Assistant Deputy Communication & Legal PT Angkasa Pura Indonesia KC Bandara Internasional Soekarno-Hatta Yudistiawan mengonfirmasi bahwa dari total pergerakan penumpang tersebut, tercatat 128.452 orang merupakan penumpang domestik, sementara 41.391 orang berasal dari penerbangan internasional.
"Dari total pergerakan tersebut, didominasi oleh pergerakan penumpang domestik dengan total 128.452 orang sedangkan, internasional sebanyak 41.391 orang," kata Yudistiawan di Tangerang, Selasa (17/3).
Data yang tercatat juga menunjukkan bahwa angka pergerakan penumpang mengalami peningkatan dibandingkan dengan hari sebelumnya, dimana tercatat 167.602 penumpang pada tanggal 16 April 2026.
"Kemarin (Senin, 16/3) datanya itu sekitar 167.602 penumpang, dan hari ini ada kenaikan sedikit dengan total 169.843 penumpang," tambahnya.
Kenaikan ini menandakan semakin dekatnya puncak arus mudik yang diantisipasi oleh pihak bandara.
Prediksi Puncak Arus Mudik Tanggal dan Perkiraan Jumlah PenumpangPihak Bandara Soekarno-Hatta memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 18 Maret 2026, dengan total penumpang diprediksi mencapai sekitar 187.202 orang. Jumlah ini mencakup baik keberangkatan maupun kedatangan baik untuk penerbangan domestic maupun internasional.
Estimasi Penerbangan yang Akan TerjadiDalam puncak arus mudik tersebut, diperkirakan akan terjadi sekitar 1.193 penerbangan yang mengoperasikan berbagai rute. Banyak maskapai penerbangan telah mempersiapkan ekstra penerbangan untuk mengakomodasi lonjakan permintaan.
Rencana Antisipasi dari Pihak BandaraDemi menghindari antrean panjang dan memastikan kelancaran pergerakan penumpang, pihak Bandara juga telah menyiapkan berbagai strategi. Mereka mengimbau para penumpang untuk datang lebih awal dari waktu keberangkatan yang telah dijadwalkan.
"Mengantisipasi keterlambatan atau antrean panjang, kita juga imbau calon penumpang untuk memastikan kembali jadwal keberangkatan dan terminal yang digunakan agar tidak terjadi kesalahan terminal. Penumpang juga disarankan untuk datang lebih awal setidaknya 3 jam guna mengantisipasi kepadatan di bandara," ujar Yudistiawan.
Rekomendasi untuk Penumpang Pentingnya Datang Lebih AwalPihak Bandara Soekarno-Hatta menyarankan agar penumpang tiba setidaknya tiga jam sebelum keberangkatan. Ini bertujuan untuk memberikan waktu yang cukup bagi calon penumpang untuk melalui proses check-in, pemeriksaan keamanan, dan masuk ke area boarding.
Memastikan Jadwal dan Terminal KeberangkatanCalon penumpang juga diingatkan untuk memverifikasi kembali jadwal keberangkatan dan terminal yang akan digunakan. Kesalahan dalam menentukan terminal bisa menyebabkan keterlambatan yang tidak diinginkan, terutama pada masa-masa sibuk seperti ini.
Tips untuk Menghindari Antrean PanjangUntuk menghindari antrean panjang, penumpang disarankan menggunakan aplikasi mobile bandara yang menyediakan informasi real-time terkait kondisi antrean dan fasilitas yang tersedia. Selain itu, menggunakan metode check-in online dapat membantu mempercepat proses sementara di bandara.





