REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV— Tentara Israel mengumumkan serangan langsung yang menimpa sebuah bangunan di pemukiman Nahariya di Galilea (utara) pada Senin (16/3/2026) malam disebabkan roket yang diluncurkan dari Lebanon.
Dikutip Aljazeera, Selasa (17/3/2026), rekaman video memperlihatkan jatuhnya roket, ledakan, serta kebakaran dan kerusakan parah di bangunan yang menjadi sasaran.
Baca Juga
Eksklusif ke Aljazeera, Ini Faktor yang Membuat Iran tak akan Hentikan Perang
Benarkah Netanyahu Tewas? Ini Penelusuran Kantor Berita Turki dan Misteri yang Belum Terjawab
Seolah Ejek AS-Israel, Begini Aksi Para Elite Pejabat Iran Melenggang di Jalan: Presidennya Gokil
Hizbullah mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut dan dalam sebuah pernyataan mengatakan para pejuangnya menargetkan peRmukiman Nahariya di utara Palestina yang diduduki dengan serangan roket dan sekelompok drone serang.
Pernyataan tersebut menambahkan, serangan itu dilakukan untuk membela Lebanon dan rakyatnya, serta sebagai bagian dari peringatan yang sebelumnya telah disampaikan oleh perlawanan kepada penduduk pemukiman tersebut.
/* Make the youtube video responsive */ .iframe-container{position:relative;width:100%;padding-bottom:56.25%;height:0 ;margin : 14px 0px 15px 0px}.iframe-container iframe{position:absolute;top:0;left:0;width:100%;height:100%} .rec-desc {padding: 7px !important;}
Mereka menyebutkan, operasi tersebut dilaksanakan pada pukul enam sore Senin kemarin.
Saluran TV Israel Channel 15 mengutip pernyataan militer yang menyebutkan pemeriksaan lapangan menunjukkan, roket yang menghantam bangunan di Nahariya diluncurkan dari wilayah Lebanon, bukan roket pencegat seperti yang diduga setelah serangan tersebut.
Dalam konteks yang sama, polisi Israel melaporkan bahwa sebuah gedung di Nahariya terkena serangan roket yang diluncurkan dari Lebanon.
Sementara Channel 13 Israel mengutip tim ambulans yang menyebutkan bahwa enam orang terluka telah dievakuasi dari dalam gedung yang terkena serangan langsung tersebut.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh شبكة قدس | Quds network (@qudsn)