tvOnenews.com - Formula 1 secara resmi akan libur selama satu bulan setelah gelaran F1 GP Jepang 2026 pada akhir bulan Maret ini.
Pasalnya, F1 2026 secara resmi tidak akan menggelar balapan selama bulan April mendatang.
Bukan tanpa alasan, hal itu terjadi lantara Formula 1 resmi membatalkan F1 GP Bahrain dan Arab Saudi 2026.
- Facebook/F1
Keputusan ini diambil menyusul konflik yang memanas di kawasan Timur Tengah.
Perang Timur Tengah membuat Formula 1 mengambil langkah cepat dengan membatalkan dua race itu.
Dua balapan tersebut awalnya dijadwalkan berlangsung pada 10-12 April dan 17-19 April.
Namun situasi keamanan memburuk setelah pecahnya konflik yang melibatkan Iran.
Gangguan perjalanan dan logistik di kawasan tersebut membuat penyelenggaraan balapan menjadi sulit dilakukan.
"Grand Prix Bahrain dan Arab Saudi tidak akan berlangsung pada bulan April," bunyi pernyataan tersebut.
"Karena situasi yang sedang berlangsung di Timur Tengah, Grand Prix, bersama dengan putaran F2, F3, dan F1 Academy, tidak akan berlangsung sesuai jadwal," lanjutnya.
F1 Memantau Situasi Timur Tengah Jelang Grand Prix Bahrain
"Meskipun alternatif telah dipertimbangkan, tidak akan ada penggantian yang dilakukan pada bulan April." tulis pernyataan tersebut.
Pembatalan ini membuat kalender F1 2026 mengalami perubahan signifikan. Jumlah seri berkurang dari 24 menjadi 22 balapan sepanjang musim.
Selain itu, jeda antar balapan juga semakin panjang.
Akan ada selang waktu sekitar lima minggu antara GP Jepang dan GP Miami.
Meski demikian, F1 masih membuka peluang untuk menjadwalkan ulang balapan di masa mendatang.
(akg)




