Memasuki H-4 Lebaran, arus mudik di Stasiun Pasar Senen terpantau padat. Ribuan calon penumpang tampak memadati area keberangkatan sejak pagi hari, Selasa (17/3).
Berdasarkan pantauan kumparan di lokasi pada pukul 13.00 WIB, area tempat duduk dan ruang tunggu penuh. Bahkan sejumlah penumpang tampak duduk di lantai tanpa alas karena tempat duduk tidak mencukupi.
Area lobi utama juga tampak padat tanpa ruang kosong, karena setiap sudut dipenuhi calon penumpang yang menunggu jadwal keberangkatan kereta.
Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo mengatakan, Stasiun Pasar Senen menjadi titik dengan jumlah keberangkatan tertinggi dibandingkan stasiun lainnya di wilayah Daop 1.
“Untuk keberangkatan di stasiun Pasar Senen 24.412,” ujar Franoto dalam keterangannya.
Adapun Total penumpang yang berangkat dari semua stasiun wilayah Daop 1 Jakarta meliputi Pasar Senen, Gambir, Bekasi, Cikampek, Cikarang, Jatinegara, dan Karawang hingga siang ini mencapai 54.216 orang, dengan kedatangan sebanyak 22.574 penumpang. Menjadikan volume keberangkatan hari ini termasuk tertinggi selama periode angkutan Lebaran 2026.
“Volume keberangkatan Daop 1: 54.216,” kata Franoto.
Sementara itu, stasiun lain seperti Gambir mencatat keberangkatan 17.657 penumpang, disusul Bekasi 4.659 penumpang, serta Jatinegara 1.581 penumpang.
Franoto menyampaikan, periode penjualan tertinggi terjadi pada 11–20 Maret (mudik/pra-lebaran) dengan total sebanyak 473.517 tiket telah terjual/ dipesan oleh masyarakat.
Adapun tanggal dengan penjualan tertinggi yakni 14 Maret sebanyak 51.128 tiket, 15 Maret (52.008 tiket), 16 Maret (52.819 tiket). Kemudian, 17 Maret (51.225 tiket), 18 Maret (51.084 tiket), 19 Maret (49.328 tiket), dan 20 Maret (49.336 tiket).
Pada masa Angkutan Lebaran tahun ini yang berlangsung sejak 11 Maret sampai dengan 1 April 2026, KAI menyediakan total kapasitas tempat duduk sebanyak 1.083.623 kursi.
“Sisa tempat duduk keseluruhan 343.914 seat. Total tiket terjual/dipesan: 732.064 tiket. Rata-rata okupansi (keterisian tempat duduk) sementara kurang lebih 68%,” ungkap Franoto.
KAI menetapkan masa Angkutan Lebaran berlangsung mulai 11 Maret hingga 1 April 2026. Lonjakan penumpang diperkirakan masih akan terjadi hingga mendekati puncak arus mudik.
“Pada periode ini, sisa tempat duduk paling rendah, rata-rata per hari kurang dari 500 seat. Artinya, tanggal tersebut sudah mendekati fully booked,” demikian keterangan KAI.
Meski demikian, KAI menyebut masih terdapat ketersediaan kursi untuk keberangkatan setelah puncak arus mudik.
"Untuk keberangkatan 21 Maret hingga 1 April, rata-rata masih tersedia sekitar 30.000 tempat duduk setiap hari," kata Franoto.
KAI juga mengoperasikan 68 perjalanan kereta api jarak jauh reguler setiap hari, serta menambah 19 perjalanan kereta api tambahan selama masa Angkutan Lebaran guna mengakomodasi lonjakan penumpang.




