Lintasarta memproyeksikan trafik jaringan meningkat 8% – 10% selama periode libur Lebaran pada 18 – 25 Maret. Anak usaha Indosat Ooredoo Hutchison ini pun memperkuat infrastruktur digital dan kecerdasan artifisial (AI) untuk memastikan layanan bisa memenuhi kebutuhan konsumen.
Momentum Idulfitri menjadi salah satu periode dengan intensitas aktivitas digital tertinggi dalam setahun. Sektor keuangan, transportasi, ritel, distribusi, pariwisata, hingga layanan publik dituntut tetap berjalan stabil di tengah lonjakan trafik dan tingginya ekspektasi masyarakat terhadap layanan yang cepat, aman, dan tanpa gangguan.
Untuk mengantisipasi lonjakan trafik, Lintasarta mengoptimalkan kapasitas jaringan dan mengoperasikan Network Operation Center (NOC) yang memantau infrastruktur layanan selama 24 jam penuh.
Sebagai perusahaan dengan mayoritas pelanggan segmen business-to-business (B2B), stabilitas layanan menjadi prioritas utama, terutama bagi pelanggan yang menjalankan sistem mission-critical selama libur nasional.
Melalui NOC, perusahaan melakukan monitoring dan analisis trafik jaringan secara real-time selama 24/7. Pendekatan ini memungkinkan deteksi dini terhadap potensi gangguan sehingga mitigasi dapat dilakukan dengan cepat dan terukur.
Selain itu, Lintasarta menyiapkan penambahan kapasitas untuk pengendalian trafik guna memastikan distribusi data tetap optimal di berbagai jalur konektivitas. Sejumlah skenario turut disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan pada titik-titik tertentu selama periode puncak Lebaran.
Director & Chief Telco Services Officer Lintasarta Zulfi Hadi mengatakan, kesiapan infrastruktur digital menjadi faktor kunci dalam menjaga kelancaran aktivitas bisnis dan layanan masyarakat selama periode libur Lebaran.
“Dengan kesiapan infrastruktur, sistem monitoring terintegrasi, serta dukungan tim operasional yang siaga selama Lebaran, kami ingin memastikan layanan tetap berjalan optimal,” ujar Zulfi dalam keterangan pers, Selasa (17/3).
Di sisi operasional, tim teknis disiagakan di kantor pusat maupun regional di seluruh Indonesia selama 24 jam untuk memastikan setiap potensi gangguan dapat segera ditangani. Kesiapan ini diperkuat dengan koordinasi lintas-fungsi guna menjaga kontinuitas layanan pelanggan.
Untuk memastikan layanan tetap responsif, Lintasarta juga menyiagakan contact center 14052 serta virtual assistant Talita melalui situs resmi perusahaan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan yang mudah diakses kapan pun dibutuhkan.




