Dukcapil: Sutrisno dan Nurhayati Jadi Nama Paling Banyak Digunakan di Indonesia

metrotvnews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengungkapkan fakta unik terkait penggunaan nama di Indonesia. Sutrisno dan Nurhayati jadi nama yang paling banyak digunakan di Indonesia.

Hal ini diungkap Direktur Jenderal (Dirjen) Dukcapil Teguh Setyabudi menyampaikan informasi itu dalam Rilis Data Kependudukan Bersih Semester II Tahun 2025 pada Kamis, 12 Maret 2026 yang disiarkan lewat akun YouTube Dukcapil Kemendagri.

"Nurhayati adalah nama (perempuan) yang paling banyak digunakan di Indonesia," ujar Teguh yang dikutip Selasa, 17 Maret 2026.

Teguh membeberkan, ada 103.903 orang menggunakan nama Sutrisno di Indonesia. Nama ini terpusat di Pulau Jawa.

Sementara itu, lebih dari 120 ribu perempuan di Indonesia menggunakan nama Nurhayati. Sebarannya, 84.350 orang di Pulau Sumatra; 14.413 orang di Pulau Kalimantan; 23.879 orang di Pulau Sulawesi; dan 447 orang di Pulau Maluku. 

Kemudian, 1.121 orang bernama Nurhayati di Pulau Papua dan 14.330 orang di Nusa Tenggara.

Teguh membeberkan sekitar 58 ribu orang di Indonesia memiliki nama Junaidi. Sebarannya, 45.217 orang di Pulau Sumatra dan 12.969 orang di Pulau Kalimantan. "Ini dari semua gen, semua umur," ujar Teguh.

Baca Juga :

Tahukah Kamu? Ini Nama Daerah Paling Pendek dan Paling Panjang di Indonesia
Daftar nama terbanyak berdasarkan Pulau Sumatra
  • Junaidi 45.217 orang
  • Nurhayati 84.350 orang
Jawa
  • Sutrisno 103.903 orang
  • Sulastri 117.708 orang
Bali
  • I Wayan Sudana 1.245 orang
  • Ni Nyoman Sari 1.522
Kalimantan
  • Junaidi 12.969 orang
  • Nurhayati 14.413 orang
Sulawesi
  • Sudirman 19.356 orang
  • Nurhayati 23.879 orang
Maluku
  • Rahman 235 orang
  • Nurhayati 447 orang
Nusa Tenggara
  • Ahmad 8.642 orang
  • Nurhayati 14.330 orang
Papua
  • Ismail 702 orang
  • Nurhayati 1.121 orang
Jumlah penduduk Indonesia Dukcapil Kemendagri mengumumkan Data Kependudukan Bersih Semester II 2025. Teguh mengatakan, jumlah penduduk Indonesia per 31 Desember 2025 mencapai 288.315.089 jiwa. 

Angka tersebut meningkat 1.621.396 jiwa dibandingkan dengan data pada semester pertama 2025. "Kita sudah jauh sekali, sudah 288.315.089 jiwa, di mana laki-laki lebih banyak dibandingkan perempuan," kata Teguh.

Jumlah penduduk laki-laki tercatat 145.498.092 jiwa, sedangkan perempuan 142.816.997 jiwa. Teguh mengatakan dari seluruh penduduk Indonesia, terdapat sekitar 211 juta orang yang wajib memiliki KTP elektronik. 

Dari 288 juta penduduk Indonesia, 211 juta di antaranya masuk kategori wajib KTP-elektronik. Sebanyak 206,4 juta orang sudah merekam KTP atau sekitar 97 persen.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bojan Hodak Bubarkan Skuad di Puncak Klasemen, Ini Rencana Persib Selama Libur Lebaran
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Pasang Badan, Gus Alex Bantah Ada Perintah Yaqut Cholil di Skandal Kuota Haji
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
Jelang Periode Libur Lebaran, BRI (BBRI) Imbau Waspada Penipan Modus File .APK
• 17 jam laluidxchannel.com
thumb
Lebaran Tahun Ini, Megawati Soekarnoputri Gelar Open House di Sini
• 7 jam laluliputan6.com
thumb
Saksi Ungkap Detik-detik Ledakan saat Tarawih di Masjid Jember
• 11 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.