Polisi Sebut Foto Viral Penyiram Air Keras Andrie Yunus Hasil Rekayasa AI

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Polda Metro Jaya memberikan klarifikasi terkait beredarnya foto dan identitas yang diduga sebagai pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras, Andrie Yunus. Polisi memastikan bahwa gambar-gambar yang viral di media sosial tersebut adalah hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, mengungkapkan bahwa penyebaran foto tersebut diduga merupakan upaya sengaja dari pihak pelaku untuk mengaburkan proses hukum yang sedang berjalan.

Menurut Iman, munculnya konten-konten tersebut di media sosial disinyalir sebagai bentuk kepanikan dari kelompok pelaku. Hal ini terjadi setelah video rekaman di tempat kejadian perkara (TKP) mulai terpublikasi dan mempersempit ruang gerak mereka.

"Dengan beredarnya video TKP ini, sebenarnya para pelaku mulai terlihat panik. Pelaku dan jaringannya mulai berupaya mengaburkan proses penyelidikan dengan menyebarkan gambar atau sketsa hasil rekayasa artificial intelligence," ujar Iman.
  Baca juga: Polisi Ajak Masyarakat Bantu Buru Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan unggahan atau tautan di media sosial yang mengklaim telah menemukan identitas pelaku penyiraman tersebut. Berdasarkan hasil verifikasi kepolisian, informasi yang menyertakan foto wajah hasil rekayasa AI itu dipastikan tidak valid.

"Jadi sebagaimana rekan-rekan banyak melihat atau menerima kiriman link atau unggahan di media sosial berupa dugaan pelaku, kemudian dugaan identitas pelaku, itu kami pastikan bahwa itu adalah hoaks atau tidak benar," tegas Iman.

Hingga saat ini, tim penyidik Polda Metro Jaya masih terus melakukan pengejaran dan pendalaman kasus berdasarkan bukti-bukti otentik guna mengungkap identitas asli pelaku penyiraman cairan keras terhadap Andrie Yunus.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Johan & Irwan Hidayat Borong Saham Sido Muncul (SIDO) hingga 3 Juta Lembar
• 22 jam lalubisnis.com
thumb
Ledakan saat Tarawih di Masjid Jember, Polisi Turunkan Tim Jibom dan Labfor
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
Istana soal Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: Presiden Minta Usut Cepat
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
PAN Setuju Opsi Potong Gaji Menteri dan Anggota DPR: Demi Kepentingan Rakyat
• 7 jam laluliputan6.com
thumb
Gunung Semeru Meletus, Ketinggian Kolom Abu Capai 700 Meter
• 1 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.