Liputan6.com, Jakarta - Waketum PAN Eddy Soeparno, menyatakan pihaknya tidak keberatan dengan wacana pemotongan gaji anggota DPR di tengah dampak konflik Timur Tengah. Menurutnya, PAN akan mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto.
"Kita manut arahan Presiden. Demi bangsa dan dengan tekad untuk selalu mendahulukan kepentingan masyarakat kita tentu siap," kata Eddy kepada wartawan, Selasa (17/3/2026).
Advertisement
Eddy mengaku PAN sepakat semua langkah pemerintah untuk mengantisipasi dampak konflik global terhadap dinamika nasional.
"Apa yang disampaikan oleh Bapak Presiden kita setuju kok, mulai dari kemungkinan WFH, terus kemudian mungkin juga pengurangan hari kerja supaya bisa menghemat energi," ujarnya.
Menurut Wakil Ketua MPR itu, usulan dan wacana yang disampaikan Prabowo sudah komprehensif dan lengkap, termasuk soal pemotoongan gaji para menteri dan anggota DPR.
"Jadi apa yang diusul Bapak Presiden saya kira sudah sangat lengkap, komprehensif, dan kita sepakat dengan apa yang beliau sampaikan," kata dia.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan sejumlah negara telah melakukan upaya penghematan untuk menghadapi eskalasi konflik di Timur Tengah. Prabowo pun mencontohkan langkah-langkah penghematan anggaran maupun penggunaan bahan bakar minyak (BBM) yang dilakukan Pakistan.
"Kita juga sekarang harus melakukan langkah-langkah yang proaktif, dalam arti kita harus melakukan penghematan konsumsi BBM. Kita tidak bisa menganggap bahwa apapun terjadi kita aman, ya kita bersyukur kita aman, tapi kita tidak ada upaya untuk mengurangi konsumsi BBM kita," jelas Prabowo saat memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Negara Jakarta, Jumat (13/3/2026).




