50 Anak Binaan LPKA Kelas II Maros Diusulkan Dapat Remisi Khusus Ramadan 2026

tvrinews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Azizah

TVRINews - Maros

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Maros mengajukan sebanyak 50 anak binaan ke kementerian untuk mendapatkan remisi khusus pada bulan Ramadan 2026.

Remisi tersebut diberikan kepada anak binaan yang dinilai telah memenuhi syarat administratif dan substantif selama menjalani masa pembinaan di dalam lembaga.

Kepala LPKA II Maros Hariyanto Syafrie mengatakan, dari total 83 anak binaan yang saat ini menjalani pembinaan di LPKA Kelas II Maros, sebanyak 50 orang diusulkan untuk menerima pengurangan masa pidana.

"Jadi kami mengusulkan 50 orang anak untuk mendapat remisi lebaran tahun ini, dari 50 anak itu, 40 anak  mendapat remisi 15 hari dan 10 anak mendapat remisi 1 bulan, dan ini sementara proses mungkin, satu atau dua hari kedepan SK nya sudah ada, dan kamu bisa memberikan kepada mereka pas hari lebaran," ujar Hariyanto Syafrie, Selasa, 17 Maret 2026

Penentuan besaran remisi didasarkan pada penilaian terhadap perilaku, kedisiplinan, serta keaktifan anak binaan dalam mengikuti berbagai program pembinaan selama berada di dalam lembaga.

Selama bulan Ramadan, LPKA Maros juga menerapkan kebijakan kunjungan khusus bagi keluarga anak binaan. Melalui kebijakan tersebut, para anak binaan diberikan kesempatan untuk berbuka puasa bersama keluarga yang datang berkunjung.

Program ini dilakukan sebagai bentuk pemenuhan hak anak binaan dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan, sekaligus untuk mempererat hubungan mereka dengan keluarga.

Selain itu, berbagai kegiatan keagamaan juga dimaksimalkan selama Ramadan. Para anak binaan mendapatkan pembinaan mengaji, mulai dari belajar membaca huruf hijaiyah hingga mampu membaca Al-Qur’an dengan lancar.

Kegiatan tadarus Al-Qur’an juga rutin dilaksanakan dengan target menyelesaikan sejumlah juz setiap pekannya, serta dilengkapi dengan pelaksanaan pesantren kilat.

Sementara itu, anak binaan yang berada di LPKA Kelas II Maros didominasi oleh kasus perlindungan anak dan narkoba. Sebagian besar anak binaan juga berasal dari Kabupaten Gowa dan Takalar.

Pihak LPKA Maros berharap berbagai kegiatan positif yang dilaksanakan selama bulan Ramadan ini dapat memberikan ketenangan batin bagi anak binaan sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan mereka selama menjalani masa pembinaan.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump Kecewa Sekutu AS Ogah Gabung Misi di Selat Hormuz
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Efisiensi APBN: Jurus Pemerintah Jaga Defisit 3% Saat Dunia Bergejolak
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Polisi Masih Selidiki Pelat Nomor Motor Penyiram Air Keras Andrie Yunus
• 17 jam lalukompas.com
thumb
Diduga Masih Ada yang Terlibat, KPK bakal Kembangkan Kasus Suap Importasi
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Inggris dan Sekutu Internasional Bahas Langkah Pembukaan Selat Hormuz
• 19 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.