Efisiensi APBN: Jurus Pemerintah Jaga Defisit 3% Saat Dunia Bergejolak

cnbcindonesia.com
10 jam lalu
Cover Berita
Foto: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu (31/01/2026). (Dok. humas ekon/ydt)

Jakarta, CNBC Indonesia - Defisit anggaran pendapatan dan belanja negara atau APBN terancam melebar jika perang Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran berlangsung lama. Pasalnya perang akan membuat harga minyak mentah dunia bisa bertahan di atas US$100 per barel dalam waktu lama.

Jika demikian, subsidi yang dikucurkan oleh pemerintah seperti bahan bakar juga akan semakin tinggi. Pemerintah pun berupaya mencari cara untuk mengatasi risiko ini.


Maka dari itu, pemerintah telah menyiapkan jurus untuk mengatasi ancaman defisit APBN yang semakin melebar tersebut. Caranya adalah dengan efisiensi.

Baca: Perang Bikin Was-was, Begini Ternyata Kondisi Indonesia Sebenarnya!

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa perintah Presiden Prabowo Subianto adalah tetap menjaga defisit APBN di angka 3%.

Dengan demikian, pemerintah perlu melakukan disiplin fiskal dan cara konkrit, termasuk dengan melakukan efisiensi anggaran Kementerian/Lembaga (K/L).

"Bapak Presiden kita menjaga defisit di 3 persen dan tadi ada rapat koordinasi khusus untuk menyikapi ataupun tindak lanjut daripada sidang paripurna kemarin. Tadi K/L besar untuk menghitung berapa yang bisa diefisienkan," ujar Airlangga saat media gathering d kantor Menko Perekonomian, Jakarta pada Senin (16/3/2026).

Airlangga mengungkapkan bahwa anggaran yang akan dilakukan efisiensi itu bisa macam-macam. Bisa dari belanja jasa, belanja perjalanan dinas, belanja aparatur, belanja peralatan.

Setelah dihitung nantinya akan dilaporkan kepada Presiden RI Prabowo Subianto untuk kemudian diputuskan angka final untuk efisiensi.

Baca: Menko Airlangga: RI Sudah Swasembada Solar

"Jadi mungkin itu saja yang kita persiapkan sampai saat sekarang. Nanti sesudah datanya diselesaikan dan sudah dilaporkan ke Bapak Presiden, nanti baru kita umumkan lagi kepada teman-teman," imbuhnya.

Meskipun akan ada efisiensi anggaran K/L, namun Airlangga menegaskan bahwa program unggulan pemerintah tidak menjadi sasaran efisiensi anggaran.

"Di anggaran program unggulan tidak dipotong. Terima kasih," tegas Airlangga.


(ras/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Harga Minyak Mentah Mendidih, Tembus di Atas USD 100 Per Barel

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sidang Isbat Penentuan Idul Fitri 1447 Hijriah Digelar 19 Maret 2026 dengan Pemantauan Hilal di 117 Lokasi
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Bikin Gol Cepat jadi Kunci agar City Tumbangkan Madrid
• 1 jam lalumedcom.id
thumb
Ledakan di Masjid Pesona Regency Jember: Warga Diminta Menjauh
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Golkar: Tak Hanya Potong Gaji Gaji DPR, Program Kementerian Didanai APBN Harus Direview
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 17 Maret Bertahan Rp2,587 per Gram, Buyback Turun Rp2,635 Juta
• 10 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.