JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sulawesi Barat sebagai wilayah waspada potensi hujan lebat hingga sangat lebat pada Selasa (17/3/2026).
Pemantauan BMKG juga mendeteksi potensi hujan disertai petir di Kota Palembang, Kota Pontianak, dan Kota Banjarmasin.
Kombinasi dinamika atmosfer memicu pembentukan awan hujan di wilayah-wilayah tersebut. Prakirawan BMKG Adelia mengimbau warga di area terdampak untuk bersiap.
"Perlu ditingkatkan kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Barat," ujar Adelia dalam siaran BMKG.
Baca Juga: Peringatan Dini Hujan di Jabodetabek 17-20 Maret 2026, Sejumlah Wilayah Masuk Kategori Waspada
Sirkulasi siklonik yang berpusat di Kalimantan Barat bagian barat, Samudra Hindia barat daya Banten, dan Laut Arafuru memicu pembentukan daerah konvergensi dan konfluensi.
Pertemuan dan perlambatan kecepatan angin ini meningkatkan volume awan hujan secara terpusat.
Area konvergensi ini terpantau memanjang dari Sumatera Utara, Selat Malaka, hingga pesisir utara Jawa. Jalur serupa juga melintasi Kalimantan, Sulawesi, hingga membelah wilayah Papua.
Sementara daerah konfluensi mendominasi perairan selatan seperti Laut Flores, Laut Banda, dan Laut Timor.
Baca Juga: Peringatan Dini BMKG Hujan Lebat 17-18 Maret 2026, Sejumlah Wilayah Indonesia Waspada Cuaca Ekstrem
Penulis : Danang Suryo Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- peringatan dini
- prakiraan cuaca
- bmkg
- cuaca 17 maret 2026
- hujan 17 maret 2026
- hujan





