FiberCreme Jadi Alternatif Santan untuk Hidangan Lebaran, Lebih Ringan dan Tinggi Serat

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Opor ayam dan rendang menjadi hidangan yang seolah sudah identik dengan Lebaran. Menu ini bahkan hampir selalu hadir di meja makan saat hari raya tersebut.

Bukan tanpa alasan opor ayam dan rendang selalu hadir di setiap momen Lebaran. Kenikmatan cita rasanya yang gurih dengan tekstur kuah yang creamy membuat hidangan ini sulit ditolak banyak orang, terutama sebagai lauk menyantap ketupat.

Namun di balik kelezatannya, tidak sedikit orang yang mengaku cepat merasa enek atau begah setelah menyantap makanan bersantan, terutama ketika dikonsumsi dalam jumlah besar saat momen berkumpul bersama keluarga.

Perasaan tidak nyaman di perut tersebut sering kali dikaitkan dengan kandungan lemak dalam santan yang cukup tinggi. Saat berbagai hidangan bersantan seperti opor, rendang, atau gulai disajikan bersamaan, asupan lemak pun menjadi lebih besar dari biasanya sehingga dapat memicu rasa penuh, kembung, hingga gangguan pencernaan.
  Santan dan risiko jika dipanaskan berulang Selain kandungan lemaknya, cara pengolahan santan juga dapat memengaruhi kualitas makanan. Dalam tradisi Lebaran, makanan biasanya dimasak dalam porsi besar agar bisa dinikmati bersama keluarga selama beberapa hari. Akibatnya, hidangan bersantan kerap dipanaskan kembali sebelum disajikan.

Beberapa sumber kesehatan menyebutkan bahwa pemanasan makanan bersantan secara berulang dapat memicu perubahan struktur lemak di dalamnya. Proses ini dapat menyebabkan oksidasi lemak yang menghasilkan radikal bebas, zat yang berpotensi merusak sel tubuh jika dikonsumsi dalam jangka panjang.

Selain itu, pemanasan berulang juga dapat meningkatkan kemungkinan terbentuknya lemak trans dari lemak jenuh. Lemak trans diketahui berkaitan dengan peningkatan kadar kolesterol jahat (LDL) dan risiko penyakit jantung. Dari sisi pencernaan, makanan bersantan yang dipanaskan berkali-kali juga bisa menjadi lebih sulit dicerna sehingga memicu perut kembung atau rasa tidak nyaman.

Tidak hanya berdampak pada kesehatan, kualitas makanan pun dapat menurun. Santan yang dipanaskan berulang kali biasanya lebih mudah pecah atau menggumpal sehingga memengaruhi tekstur dan cita rasa hidangan.
  Alternatif santan yang lebih ringan Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola makan yang lebih sehat, berbagai alternatif santan mulai dilirik. Salah satunya adalah FiberCreme, bubuk serbaguna tinggi serat yang dapat digunakan sebagai pengganti santan dalam berbagai masakan, termasuk opor ayam.
 

Baca Juga :

Santan Rendah Lemak Ellenka: Hidangan Lebaran Tetap Nikmat, Kolesterol Terkontrol

FiberCreme menjadi pilihan bagi sebagian orang yang ingin tetap menikmati hidangan khas Lebaran dengan rasa gurih yang familiar, tetapi terasa lebih ringan di perut. Produk ini juga dinilai praktis karena dapat digunakan dalam berbagai jenis masakan dan minuman.
  Kandungan serat oligosakarida mendukung kesehatan pencernaan FiberCreme dibuat dari sumber serat oligosakarida yang berasal dari saripati umbi-umbian. Oligosakarida merupakan jenis karbohidrat rantai pendek yang berfungsi sebagai prebiotik, yaitu zat yang membantu menstimulasi pertumbuhan bakteri baik di dalam usus.

Serat ini tidak dicerna oleh tubuh dan akan mencapai usus besar dalam kondisi utuh. Di sana, oligosakarida menjadi sumber makanan bagi bakteri baik seperti bifidobacteria dan lactobacilli yang berperan menjaga keseimbangan mikrobiota usus. Keberadaan bakteri baik tersebut penting untuk mendukung kesehatan sistem pencernaan sekaligus membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

Selain kandungan serat, FiberCreme juga diolah dengan minyak kelapa yang bebas kolesterol dan lemak trans untuk menghasilkan rasa gurih yang menyerupai santan. Produk ini memiliki kandungan gula yang rendah, bebas laktosa, serta mengandung 0 mg kolesterol, sehingga kerap dipilih oleh masyarakat yang ingin menjaga asupan lemak dan kolesterol.
  Praktis untuk masakan lebaran Selain dari sisi nutrisi, FiberCreme juga menawarkan keunggulan dari segi penggunaan dalam memasak. Bahan ini relatif stabil pada suhu tinggi sehingga masakan berkuah seperti opor ayam tidak mudah pecah meskipun dimasak dalam waktu lama atau dipanaskan kembali.

Stabilitas ini membuat masakan cenderung lebih tahan lama, tidak mudah tengik, dan dapat disimpan lebih lama bahkan pada suhu ruang. Hal tersebut tentu menjadi keuntungan saat memasak dalam porsi besar untuk kebutuhan keluarga selama perayaan Lebaran.

Penggunaannya pun cukup praktis. FiberCreme dapat dilarutkan terlebih dahulu dengan air hangat sebelum dicampurkan ke dalam masakan untuk mendapatkan tekstur yang lebih halus dan creamy.
  Menikmati hidangan lebaran dengan lebih nyaman Tradisi menikmati hidangan khas Lebaran tentu menjadi momen yang dinantikan banyak orang. Namun, menjaga keseimbangan dalam memilih bahan makanan juga penting agar tubuh tetap terasa nyaman setelah makan.

Dengan alternatif seperti FiberCreme, masyarakat tetap bisa menikmati kelezatan opor ayam dan berbagai hidangan Lebaran lainnya dengan rasa gurih yang tetap creamy, namun terasa lebih ringan di perut. Pilihan bahan yang lebih praktis dan bernutrisi ini dapat menjadi salah satu cara untuk merayakan Lebaran dengan lebih nyaman bersama keluarga.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ternyata Ini Pemilik Marjan, Sirup Legendaris saat Lebaran
• 1 jam lalubeautynesia.id
thumb
217 Pos Kesehatan di Jawa Timur Siap Beri Layanan Medis untuk Pemudik Lebaran
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
IHSG Hari Ini 17 Maret 2026: Melesat di Awal Perdagangan
• 9 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Jadi Lokasi Dugaan Perselingkuhan, Kini Rumah TKP Inara Rusli dan Insanul Fahmi Disebut Dijual
• 5 jam lalugrid.id
thumb
Pesona Emma Stone di Oscar 2026, Pakai Gaun yang Dibuat Ratusan Jam
• 19 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.