Wamenhut Tegaskan Transformasi Tata Kelola Hutan Hadapi Perubahan Iklim

tvrinews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Lidya Thalia.S

TVRINews, Jakarta

Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki memimpin upacara peringatan Hari Bakti Rimbawan 2026 yang digelar di Jakarta, Senin, 16 Maret 2026. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa peringatan tahun ini memiliki makna khusus karena berlangsung bertepatan dengan bulan suci Ramadan.

Menurut Rohmat, nilai-nilai yang terkandung dalam Ramadan seperti keikhlasan, pengendalian diri, dan kepedulian terhadap sesama sejalan dengan semangat pengabdian para rimbawan dalam menjaga kelestarian hutan.

“Peringatan tahun ini terasa semakin bermakna karena berlangsung di bulan suci Ramadan, bulan yang mengajarkan kita tentang keikhlasan, pengendalian diri, pengabdian, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai itulah yang juga menjadi bagian dari pengabdian seorang rimbawan,”kata Rohmat dalam keterangan tertulis, Senin, 16 Maret 2026.

Pada peringatan tahun ini, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia mengusung tema “Kerja Ikhlas, Tata Kelola Berkualitas, Rimbawan Membangun Kehidupan Berkelanjutan.” Tema tersebut menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat tata kelola kehutanan yang profesional, transparan, berbasis ilmu pengetahuan, serta berlandaskan prinsip good governance.

Rohmat menjelaskan bahwa pengelolaan hutan saat ini menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks, mulai dari dampak perubahan iklim, kebakaran hutan dan lahan, hingga bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor. Selain itu, tekanan terhadap kawasan hutan juga terus meningkat sehingga membutuhkan kebijakan yang adaptif dan kolaboratif.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Kementerian Kehutanan terus menjalankan sejumlah langkah strategis. Upaya tersebut meliputi penguatan perlindungan kawasan hutan dan penegakan hukum lingkungan guna mencegah kerusakan serta eksploitasi hutan secara ilegal.

Pemerintah juga mendorong pengembangan program perhutanan sosial agar masyarakat di sekitar kawasan hutan dapat terlibat langsung dalam pengelolaan hutan sekaligus memperoleh manfaat ekonomi secara berkelanjutan.

Selain itu, program rehabilitasi hutan dan lahan serta penyelamatan daerah aliran sungai terus diperkuat untuk mengurangi risiko bencana seperti banjir dan tanah longsor yang semakin sering terjadi akibat degradasi lingkungan.

Kementerian Kehutanan juga mengembangkan konsep ekonomi hijau di sektor kehutanan, antara lain melalui pengelolaan jasa lingkungan, perdagangan karbon, serta pengembangan multiusaha kehutanan yang mampu membuka peluang ekonomi baru tanpa mengabaikan kelestarian hutan.

Di sisi lain, modernisasi tata kelola kehutanan juga dilakukan melalui digitalisasi layanan serta integrasi data kehutanan agar pengelolaan sumber daya hutan menjadi lebih transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi.

“Kementerian Kehutanan juga mendorong penguatan tata kelola melalui pendekatan Decision Support System (DSS)yang mencakup digitalisasi, sinergi, dan simplifikasi dalam proses pengambilan kebijakan serta pelayanan publik di sektor kehutanan,” jelas Rohmat.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kementerian Kehutanan juga memberikan penghargaan kepada sejumlah aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya melalui penganugerahan Satya Lencana Wira Karya dan Satya Lencana Karya Satya.
Penghargaan ini diberikan kepada pegawai negeri sipil yang dinilai memiliki dedikasi tinggi, setia kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, serta menunjukkan pengabdian, kejujuran, kecakapan, dan disiplin dalam menjalankan tugas negara selama sedikitnya 10, 20, hingga 30 tahun.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polling: Tim Enggak Mudik, Apa Rencana Kamu di Hari Lebaran?
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Kondisi Terkini Aktivis KontraS Korban Penyiraman Air Keras
• 20 jam laludetik.com
thumb
Anak Usaha GEMS Raih Kredit Modal Rp4 Triliun dari Bank BRI
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Hashim Djojohadikusumo Akhirnya Lihat Langsung Kondisi IKN, Bilang Ini
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Dramatis, Damkar Bekasi Panjat Tower 20 Meter demi Remaja yang Diduga Punya Masalah Asmara
• 22 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.