Jakarta, tvOnenews.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh komponen bangsa untuk menjaga persatuan demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Ajakan tersebut disampaikan saat hadir dalam kegiatan Safari Ramadan di Polda Jawa Tengah pada Senin (16/3). Acara tersebut dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, rektor perguruan tinggi, perwakilan serikat pekerja atau buruh, organisasi kemasyarakatan dan LSM, mahasiswa, hingga komunitas pengemudi ojek online.
Dalam sambutannya, Sigit menegaskan bahwa soliditas seluruh elemen bangsa menjadi faktor penting untuk mencapai target Indonesia Emas 2045, terutama di tengah meningkatnya dinamika dan konflik global yang terjadi saat ini.
"Ini tentunya menjadi pekerjaan besar bagi pemerintah dan juga bagi kita semua untuk menghadapi dampak dari eskalasi tersebut," ujarnya.
Sigit menjelaskan, pemerintah terus mengintensifkan berbagai langkah diplomasi guna menjaga stabilitas dan perdamaian di tingkat internasional.
Selain itu, pemerintah juga berupaya memastikan pasokan energi, termasuk minyak, tetap aman di tengah meningkatnya ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah.
"Supaya kecukupan minyak kita tetap terus terjaga dan alhamdulillah tentunya sampai dengan beberapa bulan ke depan minyak kita akan terus dalam kondisi kecukupan," tuturnya.
Karena itu, ia mengimbau masyarakat agar tidak panik dengan membeli bahan bakar minyak secara berlebihan. Ia memastikan ketersediaan BBM masih mencukupi, khususnya menjelang periode mudik Lebaran.
"Demikian juga stok terkait masalah pangan kita juga cukup. Sehingga harapan kita masyarakat tidak usah panik sehingga malah justru nanti kemudian terjadi panic buying dan itu tentunya akan berdampak kepada kondisi stok yang sebenarnya dalam kondisi semuanya ada," jelasnya.
Sigit kemudian mengajak seluruh pihak untuk tetap menjaga persatuan sekaligus memberikan dukungan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Menurutnya, pemerintah saat ini tengah mendorong berbagai langkah strategis untuk memperkuat kemandirian nasional, mulai dari sektor pangan dan energi hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pengelolaan sumber daya alam.
"Sehingga kita bisa mandiri menghadapi tantangan-tantangan yang ada dan kita bisa menjalankan apa yang menjadi cita-cita kita semua mewujudkan visi Indonesia Emas 2045," tutupnya. (rpi)




