KPK Sita 1 Mobil dan Uang Rp1 Miliar Terkait Suap Importasi

metrotvnews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mencari bukti kasus dugaan suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai. Sebuah mobil dan uang asing disita penyidik.

"Penyidik melakukan penyitaan terhadap pihak terkait, berupa satu unit kendaraan roda empat dan uang tunai senilai SGD 78.000 atau ekuivalen sekitar Rp1 miliar lebih," kata juru bicara KPK Budi Prasetyo melalui keterangan tertulis, Senin, 16 Maret 2026.

Budi mengatakan, kendaraan dan uang itu diambil dan disita hari ini. KPK bakal menggunakan aset dan uang itu untuk kebutuhan pengembalian kerugian negara.

"Penyitaan yang dilakukan penyidik ini sebagai salah satu langkah progresif dalam upaya asset recovery nantinya," ucap Budi.

Baca Juga :

KPK Panggil 2 Saksi Dalami Suap Importasi
Penelusuran aliran dana dalam kasus ini bakal terus dilakukan. Namun, pihak yang dibidik enggan dirinci Budi.

"Penyidik masih akan terus mengembangkan perkara ini dengan menelusuri peran dari pihak-pihak lain dan melacak aliran uang hasil dugaan tindak pidana korupsi ini," ujar Budi.

Baca Juga :

Suap Importasi, KPK Temukan Banyak Bukti Permainan Cukai Rokok Ilegal
Bayu Prasojo jadi tersangka
KPK mengembangkan kasus dugaan suap importasi di Ditjen Bea Cukai. Pegawai Ditjen Bea Cukai Budiman Bayu Prasojo (BPP) ditangkap.

Penyidik langsung membawa Bayu ke Gedung Merah Putih KPK usai ditangkap. Sebelum upaya paksa itu dilakukan, KPK lebih dulu menetapkan Budiman sebagai tersangka.

KPK menetapkan enam tersangka dalam kasus ini. Mereka ialah Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Rizal (RZL); Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea dan Cukai Sispiran Subiaksono (SIS); Kepala Seksi Intelijen Ditjen Bea dan Cukai Orlando Hamonangan (ORL); Pemilik PT Blueray (BR) John Field; Ketua Tim Dokumentasi Blueray Andri (AND); dan Manager Operasional Blueray Dedy Kurniawan (DK).

Mereka terseret kasus dugaan rasuah terkait importasi barang di Ditjen Bea dan Cukai. (Can)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump Minta Koalisi Global Buka Selat Hormuz, NATO Ditekan Bantu AS
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
KPK Sita Mobil dan Uang Tunai Rp1 Miliar Terkait Kasus Suap Impor Barang di Bea Cukai
• 7 jam lalurctiplus.com
thumb
Bruno Fernandes Dua Assist, MU Bungkam Aston Villa 3-1 di Old Trafford
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tak akan Naik, Klaim Ekonomi RI Masih Bagus
• 7 jam lalukatadata.co.id
thumb
Penyesuaian Operasional Transportasi di Bali Jelang Hari Raya Nyepi 2026 untuk Hormati Catur Brata Penyepian
• 3 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.