Bisnis.com, JAKARTA — Emiten CPO milik Haji Isam PT Pradiksi Gunatama Tbk. (PGUN) mencetak peningkatan penjualan dan laba bersih sepanjang tahun 2025. PGUN membukukan laba bersih tahun berjalan senilai Rp159,3 miliar sepanjang 2025.
Melansir laporan keuangannya, PGUN mencetak penjualan bersih sebesar Rp792,72 miliar, meningkat dibandingkan dengan periode 2024 yang sebesar Rp738,5 miliar.
Penjualan ini diperoleh dari penjualan minyak kelapa sawit sebesar Rp694,9 miliar, inti kelapa sawit senilai Rp96,4 miliar, dan cangkang sebesar Rp1,32 miliar.
PGUN tercatat menjual sebagian besar hasil produksi tersebut ke pihak berelasi, yaitu PT Jhonlin Agro Raya Tbk. (JARR) senilai Rp694,9 miliar atau setara 87,66% kepemilikan.
Di sisi lain, PGUN mencetak penurunan beban pokok penjualan menjadi Rp515,4 miliar pada 2025. Penjualan ini turun 0,81% dibandingkan dengan 2024 yang sebesar Rp519,6 miliar.
Alhasil, PGUN memperoleh laba bruto sebesar Rp277,3 miliar, atau meningkat 26,67% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024 sebesar Rp218,9 miliar.
Laba bersih tahun berjalan PGUN juga meningkat signifikan, menjadi Rp159,3 miliar, dari sebelumnya sebesar Rp79,18 miliar. PGUN juga mencatatkan laba per saham dasar yang naik menjadi Rp27,76 dari Rp13,8.
Adapun, PGUN memiliki kas dan setara kas akhir tahun sebesar Rp6,45 miliar, turun dari sebelumnya Rp14,23 miliar secara tahunan.
PGUN juga mencatatkan jumlah aset sebesar Rp2,52 triliun, turun dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp2,63 triliun. Aset ini terdiri dari liabilitas sebesar Rp602,1 miliar dan ekuitas senilai Rp1,91 triliun.





