FILM horor gotik arahan sutradara Guillermo del Toro, Frankenstein, resmi menyabet penghargaan desain produksi terbaik atau Best Production Design dalam ajang 98th Academy Awards yang digelar di Dolby Theatre, Hollywood, Minggu (15/3) waktu setempat. Kemenangan ini diwakili oleh desainer produksi Tamara Deverell dan penata set Shane Vieau.
Tim desain produksi Frankenstein berhasil mengungguli sejumlah nominator kuat lainnya, termasuk film Hamnet, Marty Supreme, One Battle After Another, and Sinners. Kemenangan ini sekaligus menandai pencapaian perdana bagi Deverell dan Vieau setelah sebelumnya sempat masuk dalam nominasi serupa untuk film Nightmare Alley pada tahun 2022.
Kemenangan ini didasari atas kompleksitas pembangunan set yang masif. Tim produksi diketahui membangun total 109 set fisik di berbagai lokasi, termasuk penggunaan kastil bersejarah di Skotlandia dan pembangunan kapal skala penuh untuk adegan di kutub utara. Salah satu elemen yang paling mendapat sorotan adalah desain laboratorium Victor Frankenstein yang memadukan estetika kedokteran abad ke-19 dengan sentuhan mekanis yang megah.
Baca juga : Transformasi 400 Jam Jacob Elordi Antarkan 'Frankenstein' Raih untuk Best Makeup and Hairstyling Oscar 2026
Desain visual film ini mengambil inspirasi dari ilustrasi klasik karya Bernie Wrightson. Tamara Deverell juga mengungkapkan pola lantai dan arsitektur interior di Hatfield House, Inggris, menjadi referensi utama dalam menciptakan atmosfer rumah keluarga Frankenstein yang autentik dan berwibawa.
Selain kategori desain produksi, film Frankenstein juga menunjukkan dominasinya pada kategori teknis lainnya di Oscar 2026. Film ini turut membawa pulang piala untuk kategori Best Costume Design yang dikerjakan oleh Kate Hawley, serta Best Makeup and Hairstyling.
Keberhasilan ini memperpanjang catatan positif film-film karya Guillermo del Toro dalam ajang penghargaan internasional. Sebelumnya, del Toro juga sukses besar lewat film-film dengan kekuatan visual serupa seperti Pan’s Labyrinth dan The Shape of Water.
Dengan kemenangan ini, Frankenstein resmi menjadi salah satu film dengan pencapaian teknis terbaik di tahun 2026, mempertegas standar baru dalam pembangunan set fisik di tengah masifnya penggunaan teknologi CGI dalam industri film modern. (The Academy/Z-2)





