Hati-hati! Ini Daftar Titik Rawan Macet Saat Mudik Lebaran 2026 yang Pemudik Wajib Tahu

grid.id
5 jam lalu
Cover Berita

 

Grid.ID - Titik-titik rawan kemacetan selama arus mudik Lebaran 2026 mulai dipetakan oleh pihak kepolisian dan pemerintah. Pemetaan ini dilakukan seiring prediksi lonjakan besar mobilitas masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri tahun ini.

Berdasarkan proyeksi pemerintah, pergerakan masyarakat selama periode mudik diperkirakan mencapai sekitar 143,9 juta perjalanan. Dari jumlah tersebut, sekitar 52 persen pemudik diprediksi menggunakan kendaraan pribadi.

Lonjakan mobilitas tersebut berpotensi memicu kepadatan lalu lintas di sejumlah jalur utama. Terutama di ruas tol dan jalan arteri yang menghubungkan wilayah Jabodetabek dengan berbagai daerah di Pulau Jawa.

Korlantas Polri melalui Direktorat Penegakan Hukum telah mengidentifikasi sejumlah titik yang berpotensi mengalami kemacetan selama masa mudik. Lokasi-lokasi tersebut menjadi perhatian karena sering terjadi perlambatan kendaraan.

Dikutip dari Kompas.com, Dirgakkum Korlantas Polri, Faizal, menyebut beberapa titik rawan macet disebabkan oleh pertemuan arus kendaraan hingga penyempitan lajur. Selain itu, faktor cuaca seperti genangan air saat hujan juga dapat memperparah kepadatan lalu lintas.

Salah satu titik rawan kemacetan berada di KM 47 hingga KM 49 ruas Tol Jakarta–Cikampek. Lokasi ini kerap padat karena menjadi pertemuan arus kendaraan dari jalur utama dan jalan layang Jalan Layang Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ).

Kemacetan juga berpotensi terjadi di KM 110 ruas tol yang sama. Titik ini rawan perlambatan karena terjadi penyempitan lajur dari tiga jalur menjadi dua jalur.

Selain jalur tol, kepadatan kendaraan juga diperkirakan terjadi di Gerbang Tol Kalihurip dan kawasan Pasteur yang menjadi pintu masuk menuju Bandung. Kedua lokasi tersebut kerap mengalami antrean kendaraan saat musim mudik.

Di jalur selatan Jawa Barat, dua titik yang perlu diwaspadai adalah Nagreg dan Limbangan. Kedua wilayah ini dikenal sebagai simpul kepadatan kendaraan yang sering dipadati pemudik.

Sementara itu, kendaraan menuju Jawa Tengah juga berpotensi menumpuk di Gerbang Tol Kalikangkung dan kawasan Jatingaleh. Kedua lokasi tersebut menjadi titik pertemuan arus kendaraan dari berbagai daerah.

Kemacetan juga diprediksi terjadi di KM 50 ruas Tol Jakarta–Merak menuju Pelabuhan Merak. Jalur ini rawan padat karena menjadi akses utama penyeberangan ke Sumatera serta berpotensi tergenang air saat hujan.

 

Selain kepolisian, Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional wilayah Jakarta dan Jawa Barat juga memetakan potensi kemacetan di jalur mudik.

Berdasarkan data yang dirilis, terdapat sekitar 126 titik rawan kemacetan di jalur mudik wilayah Jawa Barat. Beberapa di antaranya berada di daerah Karawang, Cikampek, Pamanukan, Indramayu, hingga Cirebon.

Sementara itu di jalur selatan, kepadatan kendaraan berpotensi terjadi di wilayah Sukabumi, Cianjur, Padalarang, Cileunyi, hingga Malangbong yang menjadi jalur utama penghubung antarwilayah.

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, kepolisian menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas seperti contraflow, sistem satu arah (one way), serta delay system. Penerapan kebijakan tersebut akan dilakukan secara dinamis dengan memanfaatkan teknologi pemantauan lalu lintas secara real time. (*)

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pakar Hukum Minta Negara Secepatnya Ungkap Kasus Penyerangan Air Keras ke Andrie Yunus
• 8 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Mengapa Iran Sulit Ditaklukkan Israel-AS Pascawafatnya Khamenei
• 9 jam lalumediaindonesia.com
thumb
BPI KPNPA RI Desak Polda Metro Jaya Transparan dalam Proses Hukum Richard Lee
• 3 jam lalugrid.id
thumb
PN Jakpus Cek Lokasi Eksekusi di Hotel Sultan
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Libur Lebaran 2026, RSUD Dr Soetomo Siagakan 7.081 Tenaga Kesehatan
• 6 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.