Defisit APBN Bisa Tembus 3%, Purbaya Tunggu Arahan Prabowo

wartaekonomi.co.id
6 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan akan memperlebar defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 di atas 3% terhadap produk domestik bruto (PDB) jika diperintahkan Presiden Prabowo Subianto.

Sebagai pembantu presiden, dirinya akan mengikuti arahan kepala negara jika ada penyesuaian defisit APBN. Ini disampaikan Purbaya saat dikonfirmasi wartawan di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

"Kalau perintah kan kami jalankan. Saya kan cuma tangan presiden," kata Purbaya, dikutip Senin (16/3).

Purbaya menekankan bahwa keputusan terkait defisit APBN harus mempertimbangkan sentimen investor, terutama jika berpotensi memengaruhi penilaian lembaga pemeringkat internasional. "Pertimbangannya apakah kalau menembus itu lembaga rating akan memberi penilaian negatif?" ujarnya.

Dirinya menegaskan dengan defisit APBN yang tetap terjaga di bawah 3%, posisi Indonesia jauh lebih baik dibanding banyak negara lain. 

"Sebenarnya kalau secara fair, skala kita yang di bawah 3% [itu] hampir tidak ada [di negara lain]. Bahkan kita lebih bagus, kita belanja dekat ke 3%, pertumbuhan kita lebih cepat daripada negara-negara lain," jelasnya.

Purbaya mencontohkan, Vietnam memiliki defisit sekitar 4%, sementara India lebih tinggi lagi di kisaran 5–6%. Negara-negara Eropa, Amerika, Korea, dan Jepang bahkan mencatat defisit yang jauh lebih besar. "Jadi kalau dari angka itu saja harusnya tidak ada masalah," imbuhnya.

Baca Juga: Purbaya Bantah Isu Resesi, Ekonomi RI Justru Melaju Kencang

Meski begitu, ia menegaskan pentingnya kehati-hatian pemerintah dalam menyikapi sorotan lembaga pemeringkat global terhadap pengelolaan APBN.

"Cuma mereka melihat hal yang lain dari kita, ini yang sedang kita pelajari. Tapi yang jelas sampai saat sekarang kita akan menjalankan kebijakan fiskal secara hati-hati," tegasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Di Balik Ramainya Mudik Lebaran, Ada Porter yang Hanya Bisa Pulang Sehari
• 54 menit lalusuara.com
thumb
IHSG Dibuka Melemah Dibayangi Koreksi Seiring Anjloknya Bursa Asia-Pasifik & Wall Street
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Ekonomi Surabaya Tumbuh 5,87%, Pemkot Genjot Ekraf dan Wisata Kota
• 2 jam laludetik.com
thumb
Jangan Kecele, Ganjil Genap Jakarta Pekan Ini Hanya Berlaku 16-17 Maret 2026
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Klasemen IBL 2026, Pelita Jaya tak tergoyahkan di puncak
• 17 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.