Mendikdasmen Dorong Budaya Baca Lewat Program Mudik Asyik Baca Buku 2026

tvrinews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Nisa Alfiani

TVRINews, Jakarta

Dalam rangka meningkatkan budaya literasi masyarakat sekaligus mendukung Gerakan Literasi Nasional, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa kembali menggelar Mudik Asyik Baca Buku (MABB) 2026. Program ini menjadi alternatif kegiatan edukatif bagi pemudik, khususnya anak-anak, selama perjalanan mudik Lebaran.

Kegiatan berlangsung pada 16–17 Maret 2026 di sembilan titik keberangkatan mudik di DKI Jakarta dan Banten, yakni Stasiun Pasar Senen, Stasiun Gambir, Terminal Kalideres, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Pulo Gebang, Bandara Halim Perdanakusuma, Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Merak, dan Terminal Pakupatan.

Acara pembukaan dilakukan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Muti, pada Senin (16/3/2026) di Stasiun Pasar Senen.

Dalam sambutannya, Abdul Muti menegaskan pentingnya memperkuat budaya literasi sejak dini, termasuk saat momentum mudik.

“Kami ingin mengajak keluarga Indonesia menjadikan buku sebagai teman perjalanan yang menyenangkan. Anak-anak perlu mengenal bahwa membaca bisa dilakukan di mana saja, termasuk di perjalanan mudik,” ujar Abdul Muti, di Stasiun Pasar Senen, Senin, 16 Maret 2026.

Ia juga menambahkan bahwa literasi bukan hanya kemampuan teknis membaca, tetapi fondasi pengetahuan yang akan menentukan kualitas generasi masa depan.

“Gerakan literasi tidak boleh berhenti di sekolah. Ruang publik harus menjadi bagian dari ekosistem baca, dan MABB adalah salah satu cara kita menghadirkannya,” lanjutnya.

Badan Bahasa menyediakan 24.000 buku bacaan bermutu yang didistribusikan di sembilan lokasi kegiatan sekitar 2.600 buku untuk tiap titik. Anak-anak dapat membaca di tempat maupun membawa pulang buku yang mereka pilih.

Buku-buku yang disediakan merupakan bacaan edukatif dan menarik bagi anak usia sekolah. Kehadirannya diharapkan menjadi alternatif hiburan positif selama perjalanan mudik serta menumbuhkan minat baca anak dalam suasana yang menyenangkan.

Selain pembagian buku, berbagai kegiatan literasi juga dihadirkan, mulai dari pojok baca, membaca nyaring, mendongeng, mengulas buku, mewarnai, permainan edukatif, hingga penampilan komunitas literasi. Program ini dipandu oleh Duta Bahasa serta relawan literasi.

Dengan menargetkan keluarga dan anak-anak, kegiatan ini menghadirkan ruang literasi di stasiun, terminal, bandara, dan pelabuhan agar masyarakat dapat mengakses bacaan berkualitas secara gratis dan mudah.

Pelaksanaan MABB 2026 melibatkan dukungan lintas lembaga, termasuk Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, IKAPI, Pusat Perbukuan, serta penerbit seperti PT Macananjaya Cemerlang, Balai Pustaka, PT Gramedia Pustaka Utama, dan lainnya.

Dukungan juga datang dari sejumlah instansi, antara lain PT Kereta Api Indonesia Daop I, Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, serta pengelola bandara, terminal, dan pelabuhan.

Melalui program ini, pemerintah berharap semakin banyak keluarga menjadikan buku sebagai bagian dari perjalanan mudik dan keseharian anak-anak.

Dengan kolaborasi berbagai pihak, Mudik Asyik Baca Buku 2026 diharapkan memberi pengalaman literasi yang menyenangkan sekaligus memperkuat budaya membaca di masyarakat.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Super League: Persib Diimbangi Borneo FC, Persija Ditahan Dewa United
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Polisi Masih Dalami Dua Orang Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Pemprov Kalsel akan Rekrut Komcad
• 18 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Stok Rudal dan Drone Iran Cukup untuk Serang Israel dan AS Selama Dua Tahun Non-Stop
• 15 jam laluokezone.com
thumb
Souza kritik kondisi lapangan JIS usai Persija ditahan imbang Dewa 
• 16 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.