Iran Pertama Kali Tembakkan Rudal Sejjil, Pusat Komando Udara Israel Jadi Target Utama

suara.com
5 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • IRGC melancarkan serangan balasan kelima puluh empat, Operasi Janji Sejati 4, menargetkan posisi vital militer Israel.
  • Serangan ini menandai pengerahan perdana Rudal Sejjil untuk menghancurkan pusat komando rezim Zionis.
  • Eskalasi ini merupakan pembalasan atas agresi AS-Israel pasca terbunuhnya Ayatollah Khamenei pada 28 Februari lalu.

Suara.com - Garda Revolusi Iran (IRGC) dilaporkan telah melancarkan gelombang serangan rudal terbaru yang menargetkan sejumlah posisi vital milik militer Israel.

Dalam serangan balasan ke-54 yang diberi sandi True Promise 4 atau Operasi Janji Sejati 4 ini, IRGC untuk pertama kalinya mengerahkan rudal strategis berbahan bakar padat, Rudal Sejjil.

Eskalasi terbaru ini merupakan bagian dari aksi pembalasan atas perang agresi yang dilancarkan AS-Israel sejak terbunuhnya Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Ali Khamenei pada 28 Februari lalu.

Menurut pernyataan resmi dari Kantor Humas IRGC,  dikutip dari Tasnim News, Senin (16/3/2026), gelombang serangan terbaru ini turut melibatkan peluncuran rudal super berat Khorramshahr yang dilengkapi hulu ledak seberat dua ton.

Selain itu, rentetan rudal canggih lainnya seperti Khaybar-shekan, Qadr, dan Emad juga ikut ditembakkan untuk menggempur pertahanan musuh.

Pernyataan tersebut juga mengonfirmasi bahwa pengerahan Rudal Sejjil dalam Operasi Janji Sejati 4 kali ini sengaja ditujukan untuk menghancurkan pusat-pusat manajemen dan pengambilan keputusan rezim Zionis.

Target spesifik dari rudal berbahan bakar padat tersebut adalah pusat komando yang selama ini memengaruhi seluruh operasi berbasis udara milik militer Israel.

IRGC lebih lanjut menyatakan bahwa sejumlah infrastruktur kunci yang berpengaruh dalam industri militer dan pertahanan Israel juga telah berhasil menjadi sasaran empuk.

Tempat-tempat berkumpulnya pasukan militer rezim Zionis yang berada di jantung wilayah pendudukan turut menjadi target serangan balasan tersebut.

Baca Juga: Pasukan Khusus Iran Target Bunuh Benjamin Netanyahu, Sampai Lihat Bukti Mayatnya

Seperti diketahui, Amerika Serikat dan rezim Israel memulai kampanye militer skala besar tanpa provokasi terhadap Iran setelah operasi pembunuhan terhadap sejumlah komandan senior militer dan warga sipil.

Serangan agresi tersebut melibatkan gempuran udara ekstensif terhadap lokasi militer dan sipil di seluruh Iran, yang menyebabkan banyak korban jiwa dan kerusakan infrastruktur yang parah.

Sebagai respons, Angkatan Bersenjata Iran telah melakukan serangkaian operasi pembalasan, menargetkan posisi Amerika dan Israel di wilayah pendudukan serta di pangkalan-pangkalan regional dengan gelombang rudal dan drone.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menpora Optimistis Liga Champions Voli Asia 2026 di Pontianak Dongkrak Industri Olahraga Nasional
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
Hari Pertama Imbauan WFA, Stasiun Sudirman Tetap Ramai Penumpang
• 8 menit laludetik.com
thumb
Periode arus mudik, BPH Migas: Stok BBM operasional kereta api aman
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Bahlil Tawarkan Nikel hingga Logam Tanah Jarang ke Jepang, Nuklir Ikut Dibahas
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Penumpang Alami Pelecehan di KRL Jakarta Kota-Nambo, Pelaku Langsung Diblacklist
• 20 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.