Periode arus mudik, BPH Migas: Stok BBM operasional kereta api aman

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyebutkan stok dan pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk operasional kereta api dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan sepanjang periode arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah.

Anggota Komite BPH Migas Bambang Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, mengatakan kebutuhan BBM untuk operasional kereta api selama Lebaran diperkirakan meningkat sejalan kenaikan jumlah perjalanan kereta api.

"Kami telah berdiskusi dan mendengarkan paparan dari PT KAI (Persero) maupun PT Pertamina Patra Niaga dan PT Patra Logistik. Stok untuk menghadapi Lebaran 2026, dinyatakan aman dan terkendali," ujar dia usai melakukan kunjungan ke PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta, DIY, Sabtu (14/3).

Pria yang kerap disapa Baher itu menjelaskan puncak pemakaian BBM subsidi sektor kereta api Daop 6 Yogyakarta diperkirakan pada 18, 23 dan 24 Maret 2026.

BPH Migas juga meninjau kesiapan sarana dan prasarana serta pelayanan di lingkungan perkeretaapian.

Dari hasil peninjauan, lanjut Baher, kondisi fasilitas memadai untuk melayani lonjakan penumpang selama masa Lebaran.

"Sarana dan prasarana juga kita lihat cukup baik. Pelayanannya baik, ramah, lokasinya cukup bersih dan tertata dengan baik," katanya menambahkan.

Daop 6 Yogyakarta merupakan pusat operasional perkeretaapian yang menghubungkan Yogyakarta dan Solo dengan berbagai kota lain di Pulau Jawa.

Wilayah operasi tersebut mencakup sejumlah stasiun besar seperti Stasiun Tugu, Lempuyangan, Klaten, Solo Balapan, Purwosari, dan Solo Jebres.

Kunjungan itu turut dihadiri Anggota Komite BPH Migas Baskara Agung Wibawa dan Deputi Daop 6 KAI DIY Rahim Ramdhani.



Pemantauan BBM dan LPG

Selain itu, BPH Migas juga memastikan keandalan pasokan BBM dan LPG melalui kunjungan lapangan di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (13/3), dan Yogyakarta, Sabtu (14/3).

"Ketahanan stok untuk solar di Integrated Terminal Semarang bisa sampai 15 hari, kemudian untuk LPG juga aman. Oleh karena itu, saya mengimbau masyarakat tenang dan tidak panic buying (belanja berlebihan), karena ketahanan stok yang ada di Terminal Pengapon ini cukup untuk melayani kebutuhan," kata Baher.

Dari hasil kunjungan, terdapat SPBU yang memiliki fasilitas mesin pengumpulan minyak jelantah atau used cooking oil (UCO).

Mesin yang disediakan oleh Pertamina itu, menurut dia, memungkinkan masyarakat menjual minyak goreng bekas yang kemudian akan dibeli Pertamina dengan harga sekitar Rp5.500 per liter.

Minyak jelantah tersebut diolah kembali menjadi bahan bakar alternatif untuk kendaraan bermotor hingga pesawat.

Program tersebut sekaligus mendukung pengembangan energi ramah lingkungan, karena bahan bakunya dari kelapa sawit.

"Minyak jelantah yang terbuat dari kelapa sawit ini menunjukkan bahwa bahan bakar yang kita miliki adalah bahan bakar yang memenuhi syarat green energy," katanya menambahkan.

Sementara itu, Anggota Komite BPH Migas Baskara Agung Wibawa mengungkapkan pasokan LPG dan avtur dipastikan dalam kondisi aman.

Pertamina Patra Niaga telah menyiapkan pasokan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan pesawat terbang di Yogyakarta selama periode Lebaran 2026.

"Ketersediaan LPG cukup bagi masyarakat Yogyakarta. Kemudian avtur, baik untuk New Yogyakarta Airport maupun Adi Soetipto Airport juga telah disiapkan Pertamina Patra Niaga, sehingga cadangannya cukup untuk kebutuhan mudik maupun arus balik Lebaran," ujar Baskara.

Kunjungan lapangan ke Semarang dan Yogyakarta itu dihadiri pula Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Jawa (PPN) Bagian Tengah Fanda Chrismianto dan Sales Branch Manager (SBM) I Fuel PPN Yogyakarta Arief Zarkashi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Fakta Unik Pulau Kharg Iran, Target Utama Pengeboman Terdahsyat Militer Amerika Serikat
• 3 jam lalusuara.com
thumb
BGN Suspend 9 SPPG di Gresik yang Sajikan Kelapa Utuh untuk Menu MBG
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
DPR Minta Polisi Segera Ungkap Pelaku dan Motif Penyiraman Air Keras ke Aktivis
• 20 jam lalurctiplus.com
thumb
Wabup Gowa Buka Festival Ramadan BKPRMI 1447 H, Dorong Lahirnya Generasi Dai Muda
• 18 jam laluterkini.id
thumb
Bocoran Terbaru Novel Eka Kurniawan: Coreng Hitam
• 11 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.