ARUS mudik Lebaran mulai terasa di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat. Memasuki H-5 Hari Raya Idul Fitri, ribuan calon penumpang memadati area stasiun sejak pagi untuk berangkat ke berbagai daerah tujuan di Pulau Jawa.
Pantauan Media Indonesia di Stasiun Pasar Senen, Minggu (15/3) malam, antrean penumpang terlihat mengular di area pemeriksaan tiket dan pintu masuk peron. Para pemudik tampak membawa berbagai barang bawaan, mulai dari koper, tas besar hingga kardus yang diikat rapi.
Sebagian besar penumpang memilih berangkat lebih awal untuk menghindari kepadatan puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada 16-17 Maret. Mereka juga memanfaatkan jadwal kereta tambahan yang disiapkan untuk mengakomodasi lonjakan penumpang.
Baca juga : Jelang Mudik 2026, Pertamina Lubricants Hadirkan Layanan Ganti Oli hingga Titik Istirahat di Jalur Pantura
Rina, 34, mengaku sengaja pulang lebih awal ke kampung halamannya di Surabaya agar tidak terjebak kepadatan menjelang Lebaran.
“Saya mudik lebih cepat karena biasanya H-3 atau H-2 sudah sangat penuh. Sekarang saja sudah ramai sekali di stasiun,” kata Rina.
Andri, 29, pemudik tujuan Yogyakarta. Ia mengatakan perjalanan mudik tahun ini sudah dipersiapkan sejak jauh hari, termasuk memesan tiket kereta sejak masa penjualan dibuka.
Baca juga : Arus Mudik H-7 Lebaran: Kendaraan di Jalur Pantura Cirebon Mulai Meningkat
“Alhamdulillah dapat tiket kereta. Saya pulang ke Jogja ketemu keluarga. Sudah setahun tidak pulang karena tahun lalu tidak sempat cuti panjang,” ujarnya.
Meski kondisi stasiun cukup padat, arus penumpang masih terpantau tertib. Petugas terlihat mengatur alur masuk penumpang serta membantu pemeriksaan tiket di sejumlah titik.
Diperkirakan jumlah penumpang di Stasiun Pasar Senen akan terus meningkat hingga mendekati puncak arus mudik Lebaran dalam beberapa hari ke depan. (H-2)





