Ketua Komisi X Prihatin atas Serangan Air Keras Terhadap Andrie Yunus

tvrinews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Octavian Dwi

TVRINews, Jakarta 

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa penyiraman air keras yang dialami Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus. 

"Saya turut prihatin dengan peristiwa yang menimpa sahabat kita, Andrie Yunus," kata Hetifah dihadapan awak media, di Jakarta Barat, Minggu, 15 Maret 2026.

Ia yang merupakan mantan aktivis NGO menyadari bahwa peristiwa ini menunjukkan bahwa penyampaian aspirasi oleh masyarakat masih menghadapi resiko besar.

"Diserang air keras oleh orang yang tidak bertanggungjawab adalah sesuatu yang tidak layak untuk diterima ataupun ancaman-ancaman lainnya," tegasnya.

Dalam kesempatan terpisah, Hetifah menekankan bahwa kebebasan berpendapat adalah hak dasar individu dalam kehidupan demokrasi yang harus terus dijaga. 

Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar itu mendorong agar pemerintah khususnya aparat berwenang untuk mencari pelaku kejadian ini.

"Tentu pemerintah patut atau wajib untuk mencari ya siapa pelakunya ya. Karena kalau kita sudah bisa menemukan pelakunya, dan juga memberikan sanksi yang sesuai, Itu akan menjadi salah satu preseden baik bagi proses demokrasi di Indonesia," ucapnya. 

Ditanya terkait dengan insiden serupa yang pernah terjadi, Ia menyampaikan bahwa pemerintah berperan penting untuk memberikan perlindungan dan rasa aman bagi seluruh warga negara. 

"Prinsipnya kita ingin setiap warga negara itu merasa aman dan terlindungi, siapapun dia gitu ya apapun profesinya. Seorang guru juga tidak boleh dikriminalisasi, jadi seorang jurnalis juga seperti itu. Intinya negara itu memberikan perlindungan," tutur Hetifah. 

Sebelumnya insiden ini dialami Aktivis KontraS Andrie Yunus, pada Kamis (12/3) malam di Jakarta Pusat. Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal (OTK). Akibat serangan tersebut, Andrie mengalami luka bakar pada sekitar 24 persen bagian tubuhnya. Hingga kini Ia masih menjalani perawatan secara intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sepekan, sikap nonblok RI hingga penjelasan Panglima soal siaga satu
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
ASDP Kerahkan 35 Unit Kapal untuk Angkut Pemudik dari Bali ke Jawa
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Sudah Jadi Nenek, Reza Artamevia Akui Tetap Ada yang Mendekati
• 4 jam lalugrid.id
thumb
Sosok Andrie Yunus, Aktivis KontraS yang Jadi Korban Penyiraman Air Keras
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Hotman Paris Posting Rismon Terima Parsel Gibran, Auto Diserbu Netizen!
• 10 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.