Wajah Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Viral, Komnas HAM: Penyelidikan Tak Berhenti di Dua Orang Itu

disway.id
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID – Rekaman kamera pengawas yang memperlihatkan dua orang terduga pelaku penyerangan terhadap aktivis Andrie Yunus ramai beredar di media sosial dalam beberapa hari terakhir.

Dalam rekaman tersebut, wajah pelaku terlihat cukup jelas sehingga memicu berbagai spekulasi di ruang publik.

BACA JUGA:Fatwa Muhammadiyah: Penyembelihan Hewan Dam Jemaah Haji Boleh Dilakukan di Indonesia

BACA JUGA:Telin Gandeng IPification Luncurkan Telin Mobile Network Verification, Solusi Cerdas Autentikasi Tanpa OTP

Menanggapi hal itu,  Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menegaskan bahwa proses penyelidikan tidak akan berhenti hanya pada dua orang yang terekam dalam video tersebut.

Lembaga tersebut menilai masih ada kemungkinan pihak lain yang terlibat di balik peristiwa penyiraman air keras terhadap korban.

Ketua Komnas HAM, Anis Hidayah, mengatakan bahwa pengungkapan kasus ini tidak hanya bertujuan menemukan pelaku di lapangan, tetapi juga menelusuri kemungkinan adanya pihak yang berada di balik aksi tersebut.

“Tidak hanya mengungkap siapa pelakunya yang terlihat dalam video, tetapi juga siapa aktor intelektual di balik peristiwa ini,” kata Anis kepada Disway, Minggu 15 Maret 2026.

BACA JUGA:Bukber Bareng Alumni, Rektor UIN Jakarta Paparkan Tiga Fokus Utama Pengembangan Universitas

Ia menambahkan, rekaman CCTV yang beredar di media sosial bukan satu-satunya bahan yang akan dianalisis. Komnas HAM menilai perlu ada penelusuran lebih luas terhadap berbagai rekaman lain di sekitar lokasi kejadian untuk mendapatkan gambaran yang lebih utuh mengenai peristiwa tersebut.

Menurutnya, pengumpulan dan analisis rekaman CCTV menjadi bagian penting dalam proses pengungkapan kasus. Namun langkah tersebut pada dasarnya berada dalam ranah penyelidikan aparat kepolisian.

“Tidak hanya satu CCTV. Biasanya ada banyak rekaman yang perlu dianalisis untuk memastikan kronologi dan pihak-pihak yang terlibat,” ujarnya.

Di sisi lain, Komnas HAM juga masih berada pada tahap awal dalam melakukan pendalaman kasus. Sejumlah pihak yang berkaitan dengan korban rencananya akan dimintai keterangan untuk memperkuat informasi yang sudah diperoleh.

BACA JUGA:Sultan Baktiar Tawarkan Solusi Tekan Biaya Politik yang Makin Mahal, Ini Caranya!

Pihak yang kemungkinan akan dimintai keterangan antara lain dari organisasi tempat korban beraktivitas, keluarga, serta pihak lain yang dinilai memiliki informasi relevan terkait peristiwa tersebut.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Minyak Melonjak 11 Persen Sepekan, Konflik Timur Tengah Berlarut
• 19 jam laluidxchannel.com
thumb
Iran Ancam Netanyahu: Jika Masih Hidup, Kami Akan Terus Kejar dan Membunuhnya
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Terhenti di Semifinal Swiss Open 2026, Amri/Nita Akui Banyak Kehilangan Poin Krusial saat Hadapi Ganda China
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Link Live Streaming BRI Super League: Persija Jakarta Vs Dewa United
• 8 jam lalubola.com
thumb
Kasus Kuota Haji Seret Gus Yaqut, Begini Respons Cak Imin
• 10 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.