Hingga periode H-8 Lebaran,ASDP mencatat sebanyak 126.276 penumpang telah meninggalkan Pulau Jawa melalui tiga pelabuhan.
IDXChannel - Pergerakan masyarakat yang hendak mudik mulai terlihat di lintasan penyeberangan Jawa menuju Sumatera. Hingga periode H-8 Lebaran, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat sebanyak 126.276 penumpang telah meninggalkan Pulau Jawa.
Penumpang tersebut menyeberang melalui tiga pelabuhan, yaitu Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara.
Meski mobilitas mulai terasa, angka ini tercatat mengalami penurunan sebesar 18,6 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Hal serupa terjadi pada volume kendaraan yang turun 13 persen menjadi 31.390 unit.
Untuk mengantisipasi kepadatan penumpang ke depannya, ASDP menyiagakan armada sebanyak 28 hingga 33 unit kapal yang beroperasi penuh selama 24 jam. Direktur Utama ASDP, Heru Widodo menegaskan, pihaknya telah menyiapkan langkah antisipatif untuk menghadapi puncak kepadatan.
“Kami terus melakukan berbagai persiapan mulai dari penguatan operasional hingga optimalisasi fasilitas pelabuhan guna memastikan perjalanan masyarakat dapat berlangsung tertib dan lancar,” ujar Heru dalam keterangan resminya, Minggu (15/3/2026).
Salah satu strategi utama yang diterapkan adalah pola operasional Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB). Skema ini dirancang untuk memangkas waktu tunggu di pelabuhan sehingga frekuensi perjalanan kapal menjadi lebih efisien dalam mengangkut penumpang dan kendaraan.
Selain aspek operasional kapal, ASDP juga meningkatkan kenyamanan pemudik melalui sejumlah fasilitas pendukung di pelabuhan. Penyediaan shuttle bus listrik di kawasan Merak dan Bakauheni untuk membantu mobilitas lansia dan disabilitas.
Kemudian, penambahan garbarata Express II di lintas Merak-Bakauheni dan penambahan toilet portabel, penguatan sistem kelistrikan, serta layanan customer service 24 jam.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale menambahkan, kolaborasi antarmoda transportasi juga diperkuat melalui penyediaan angkutan umum gratis
"Sejak 13–16 Maret, telah disediakan 20 unit angkutan umum secara gratis yang melayani beberapa rute penghubung," ungkap Windy.
Armada gratis ini melayani konektivitas antara Stasiun Cilegon, Stasiun Kerenceng, hingga Pelabuhan Merak guna mempermudah pemudik yang tiba menggunakan kereta api.
Sementara itu, tren penurunan juga terlihat pada arus penumpang dari arah Sumatera menuju Jawa. Melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu, tercatat sebanyak 97.385 orang telah menyeberang (turun 9,4 persen dibandingkan tahun lalu). Untuk sektor kendaraan, volume tercatat sebesar 23.018 unit atau turun tipis 3,1 persen.
ASDP mengimbau pengguna jasa untuk tetap memantau ketersediaan tiket secara daring dan datang ke pelabuhan sesuai jadwal guna menghindari antrean panjang selama masa puncak angkutan Lebaran.
(Febrina Ratna Iskana)





