Permintaan Global Meningkat, Harga Patokan Ekspor Emas Tembus USD165 Ribu

wartaekonomi.co.id
7 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah menetapkan kenaikan Harga Patokan Ekspor (HPE) emas pada periode kedua Maret 2026 seiring meningkatnya permintaan global terhadap logam mulia tersebut. HPE emas ditetapkan sebesar USD165.118,45 per kilogram, naik dari USD161.568,53 per kilogram pada periode pertama Maret 2026.

Kenaikan tersebut juga tercermin pada Harga Referensi (HR) emas yang naik menjadi USD5.135,76 per troy ounce (t oz) dari sebelumnya USD5.025,35 per t oz.

Penetapan HPE dan HR tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Perdagangan (Kepmendag) Nomor 422 Tahun 2026 tentang Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi atas Produk Pertambangan yang Dikenakan Bea Keluar yang berlaku untuk periode 15-31 Maret 2026.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Tommy Andana mengatakan kenaikan harga emas dipicu oleh meningkatnya permintaan logam mulia baik untuk kebutuhan industri maupun investasi.

“Kemudian untuk emas, kenaikan HPE dan HR disebabkan oleh meningkatnya permintaan logam mulia yang untuk kebutuhan industri dan investasi,” ujar Tommy.

Selain emas, pemerintah juga menetapkan kenaikan HPE untuk komoditas konsentrat tembaga (Cu ≥15 persen). HPE konsentrat tembaga pada periode kedua Maret 2026 ditetapkan sebesar USD6.792,97 per Wet Metric Ton (WMT), meningkat 1,63 persen dibandingkan periode pertama Maret 2026 yang sebesar USD6.684,18 per WMT.

Tommy menjelaskan kenaikan HPE konsentrat tembaga dipengaruhi meningkatnya permintaan global terhadap tembaga yang banyak digunakan pada sektor kelistrikan, manufaktur, dan teknologi.

“Kenaikan HPE konsentrat tembaga pada periode kedua Maret 2026 terjadi karena meningkatnya permintaan dunia terhadap tembaga, terutama dari sektor kelistrikan, manufaktur, dan teknologi,” kata Tommy.

Ia menambahkan kenaikan harga sejumlah mineral penyusun konsentrat tembaga juga turut mempengaruhi penghitungan HPE pada periode tersebut.

Sepanjang periode pengumpulan data, harga tembaga tercatat naik 0,62 persen. Sementara itu, harga emas meningkat 2,20 persen dan harga perak naik 5,76 persen.

Baca Juga: Harga Emas Dunia Bertahan Tinggi, Analis Prediksi Peluang Tembus US$5.158 per Troy Ons

Baca Juga: Penurunan Berlanjut, Harga Emas Antam Akhir Pekan Ini Dipatok Rp2.997.000 per Gram

Baca Juga: Transaksi Emas dan Minyak Mentah di ICDX Tembus 1,68 Juta Lot Sepanjang 2025

Penetapan HPE dan HR tersebut didasarkan pada masukan teknis dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Data harga yang digunakan merujuk pada London Metal Exchange (LME) untuk tembaga serta London Bullion Market Association (LBMA) untuk emas dan perak.

Tommy menjelaskan proses penetapan HPE dan HR dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian yang melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Perdagangan, Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, serta Kementerian Perindustrian.

“Penetapan HPE dan HR dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian yang melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kemendag, Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Perindustrian,” ujar Tommy.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Jakarta bakal Hujan pada Siang hingga Sore
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Trump Ancam Serang Pulau Kharg Iran Lagi untuk Bersenang-senang
• 10 jam laludetik.com
thumb
Namanya Sudah Jawa Banget, Rekan Justin Hubner di Fortuna Sittard yang Pernah Juara Piala Eropa Ini Eligible Bela Timnas Indonesia?
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Harga Emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Turun Lagi, Simak Rinciannya
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Puncak Arus Mudik Terminal Kampung Rambutan Diprediksi 17-18 Maret
• 8 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.