Grid.ID - Aksi Dedi Mulyadi instrusikan perbaikan jalan menyita perhatian publik. Gubernur Jawa Barat itu bahkan tak segan mencolek Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian.
Usut punya usut, hal itu disampaikan Dedi Mulyadi saat ia melakukan kegiatan Sore Panineungan yang berlangsung pada Sabtu (7/3/2026), di Bale Sawala Yudistira. Dan ya, di momen itu Dedi menyinggung soal rencana perbaikan jalan Cianjur - Purwakarta.
Dedi Mulyadi instrusikan perbaikan jalan ke Mohammad Wahyu Ferdian untuk memperbaiki beberapa titik di wilayahnya. Bahkan Dedi meminta langsung agar yang bersinggungan mengeluarkan anggaran.
Dan apabila tak dilakukan, jalan yang 3 paket tidak akan Dedi Mulyadi berikan.
"Harus bagus ini dari perbatasan Cirama Hilir Girang - Cianjur, tahun ini ada anggarannya?
Kalau tidak dianggarkan, jalan yang 3 paket tidak akan saya kasihkan," ujar Dedi Mulyadi dikutip Grid.ID dari akun @Instagram urangpurwakarta.id, Minggu (15/3/2026).
Lebih lanjut, Dedi juga meminta dalam perbaikan jalan, harus mementingkan kualitas yang baik. Bukan hanya sekedar cepat selesai.
Terlebih, Dedi Mulyadi rupanya ingin melewati jalan-jalan tersebut dengan kondisi sudah bersih dari sampah.
Sekedar informasi, melansir dari Kompas.com, ruas jalan Cianjur - Purwakarta merupakan perbatasan yang masih jarang terjangkau. Yang secara geografis terletak di sisi utara Cianjur.
Titik perbatasannya yang paling dikenal ditandai jembatan dan aliran Sungai Citarum dan Bendungan Cirata.
Sisi utara ini merupakan wilayah Kecamatan Maniis, Purwakarta, sementara sisi selatan masuk ke wilayah Kecamatan Cikalongkulon, Cianjur.
Kendati demikian, kondisi di perbatasan jalan Cianjur - Purwakarta terdapat banyak lubang dan jalan rusak tepatnya di sepanjang Citiis hingga Datarandu.
Itulah sebabnya, Dedi Mulyadi instrusikan perbaikan jalan dengan mencolek bupati Cianjur.
Pasalnya, jalan yang rusak dianggap berbahaya bagi pengendara yang melewatinya apalagi jika dengan kecepatan tinggi. Yang ditakutkan bisa menyebabkan kecelakaan. (*)
Artikel Asli




