AirAsia Tambah 26 Ribu Kursi Penerbangan Saat Mudik Lebaran

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Maskapai penerbangan AirAsia menambah kapasitas penerbangan domestik untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode mudik Lebaran 2026. Penambahan ini dilakukan melalui penyediaan sekitar 26.000 kursi tambahan yang berasal dari 150 penerbangan ekstra.

Head of Indonesia AirAsia Affairs & Policy, Eddy Krismeidi Soemawilaga, mengatakan langkah ini dilakukan setelah melihat tingginya permintaan tiket pada sejumlah rute domestik menjelang Lebaran.

“Secara rata-rata, tiket yang sudah terjual saat ini mencapai sekitar 65 persen dari total kapasitas,” ujar Eddy dalam acara buka puasa yang digelar di Jakarta belum lama ini.

Namun, ia menjelaskan bahwa tingkat keterisian tersebut tidak merata di semua rute. Beberapa rute justru mengalami lonjakan permintaan yang sangat tinggi hingga tiketnya sudah habis.

Salah satu rute yang paling cepat terjual adalah penerbangan Jakarta-Tanjung Karang. Tiket pada rute tersebut bahkan sudah habis untuk beberapa jadwal penerbangan meskipun maskapai mengoperasikan hingga tiga penerbangan setiap hari.

“Jakarta-Tanjung Karang untuk keberangkatan besok sudah habis. Padahal kita terbang tiga kali sehari,” katanya.

Selain itu, rute Jakarta-Denpasar juga menunjukkan permintaan tinggi, dengan tiket keberangkatan yang sudah habis hingga 21 Maret, meskipun kursi untuk penerbangan kembali masih tersedia cukup banyak.

Menurut Eddy, sejumlah rute domestik lain juga mencatat tingkat keterisian tertinggi atau load factor yang sangat tinggi, di antaranya Berau-Balikpapan, Silangit-Jakarta, serta Tanjung Karang-Jakarta dan Denpasar-Jakarta.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang tersebut, AirAsia menambah sekitar 150 penerbangan ekstra pada periode puncak mudik yang setara dengan tambahan sekitar 26.000 kursi.

Diskon Tiket Pesawat

Selain itu, maskapai juga mengikuti kebijakan pemerintah terkait diskon tiket pesawat selama periode mudik. Program diskon tersebut memberikan potongan harga hingga 17 persen untuk periode pemesanan dan perjalanan tertentu.

Eddy menegaskan bahwa sebagai maskapai berbiaya rendah, AirAsia tetap mengikuti batas tarif yang telah ditetapkan pemerintah atau tarif batas atas (TBA).

“Kami tidak pernah menjual tiket di atas tarif batas atas. Jadi kalau ada yang merasa mahal, sebenarnya harga tersebut masih berada dalam rentang TBA yang ditetapkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, jika dilihat dari tujuan perjalanan, Denpasar masih menjadi destinasi paling populer untuk wisata. Namun untuk perjalanan mudik, rute menuju Bandar Lampung menjadi salah satu yang paling diminati.

“Kalau untuk liburan tentu Bali nomor satu. Tapi kalau untuk mudik, Tanjung Karang sangat tinggi permintaannya. Saya perkirakan itu memang untuk orang yang pulang kampung,” kata Eddy.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Netanyahu Dilaporkan Tewas Dirudal Iran, Ini Respons Kantor PM Israel
• 4 jam laluokezone.com
thumb
Putri KW usai Lolos Final Swiss Open: Ingin Buktikan Layak Juara
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Kenali penyebab wanita kerap tidak fokus jelang periode menstruasi
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Astra Daihatsu Kenalkan Rocky Hybrid di Medan Lewat Diskusi Persiapan Mudik Lebaran
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Bupati Cilacap Jadi Tersangka Korupsi, Begini Respons Cak Imin
• 30 menit laluliputan6.com
Berhasil disimpan.