Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Arab Saudi Hingga 5 Pesawat Tanker BBM Rusak Parah Sekali

suara.com
3 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Lima pesawat pengisian bahan bakar Amerika Serikat rusak parah akibat serangan rudal Iran.

  • Konflik memanas setelah AS menyerang Pulau Kharg dan Iran melakukan aksi balasan militer.

  • Mojtaba Khamenei bersumpah akan membalas kematian ayahnya terhadap pasukan Amerika Serikat dan Israel.

Suara.com - Ketegangan di wilayah Timur Tengah mencapai titik didih baru setelah serangan udara yang dilakukan oleh Teheran Iran.

Pangkalan Udara Pangeran Sultan di Arab Saudi menjadi saksi bisu jatuhnya rudal-rudal yang menyasar aset Washington.

Dampaknya sebanyak lima unit pesawat pengisian bahan bakar milik Angkatan Udara Amerika Serikat dilaporkan mengalami kerusakan.

Laporan dari media Wall Street Journal yang dikutip Reuters menyebutkan bahwa pesawat-pesawat tersebut dalam kondisi rusak parah.

Meskipun mengalami hantaman yang cukup keras namun armada udara tersebut dikabarkan tidak sampai hancur sepenuhnya.

Dua pejabat tinggi Amerika Serikat telah memberikan konfirmasi mengenai insiden yang terjadi di wilayah Saudi tersebut.

Kejadian ini menambah daftar panjang kerugian material yang dialami oleh pihak militer Amerika Serikat di kawasan Teluk.

Pihak otoritas terkait memastikan bahwa tidak ada personel yang kehilangan nyawa dalam serangan mendadak itu.

Hingga saat ini tim teknis militer masih melakukan evaluasi mendalam terhadap tingkat kerusakan lima pesawat tanker tersebut.

Baca Juga: Drone Murah Iran Shahed-136 Berhasil Bikin AS dan Israel Pusing Karena Boros Biaya Amunisi

Situasi keamanan di sekitar pangkalan kini diperketat guna mengantisipasi adanya serangan susulan dari pihak lawan.

Kondisi geopolitik di kawasan ini memang terus memanas akibat konflik terbuka yang belum menemui titik terang.

Bara peperangan semakin menyala setelah Amerika Serikat dan Israel melakukan gempuran masif sejak akhir Februari lalu.

Iran kemudian mengambil langkah drastis dengan meluncurkan serangan balasan ke Israel dan berbagai pangkalan militer AS.

Banyak negara di kawasan Teluk menyatakan kemarahan mereka atas tindakan Korps Garda Revolusi Islam atau IRGC.

Tindakan tersebut dinilai sebagai pelanggaran nyata terhadap kedaulatan wilayah negara-negara tetangga yang terlibat secara geografis.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kembali Tunjukan Dominasi di F1 GP China 2026, George Russell Sebut Mercedes Sedang dalam Kondisi Terbaiknya
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Fraksi PAN DPR Gelar Mudik Gratis ke 28 Kota, Berangkatkan 3.000 Orang
• 31 menit laludetik.com
thumb
Sosok Pria Pelontos Tiba-tiba Muncul di Lokasi Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Tahu Korban dari KontraS! Siapa Dia?
• 22 jam laluharianfajar
thumb
Arsenal Taklukkan Everton 2-0 di Emirates, Kokoh di Puncak Klasemen Liga Inggris
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Pertamina Patra Niaga Ajak Anak Yatim Belanja Baju Lebaran lewat Sebaran 5.0 di Surabaya
• 4 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.