Terkuak Tabir Kesalahan Pencatatan Tahun Wafat Nyai Nur Khodijah

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - JOMBANG - Haul ke-74 Pengasuh Pondok Pondok Pesantren Mamba'ul Ma'arif Denanyar Jombang, Nyai Nur Khodijah pada Sabtu (14/3), membuka versi baru pencatatan tahun wafatnya mendiang istri KH Bisri Syansuri tersebut.

Menurut data, Nyai Nur Khodijah wafat sekitar 1949, 1952, 1953, 1955, dan 1958.

BACA JUGA: Kemenko PM Tinjau Kerja Sama Bumdesma-SPPG di Denanyar

Menurut penelusur sanad tiga pendiri Nahdlatul Ulama (NU), M Faishol, bahwa cara mendapatkan data tokoh pendiri NU dan istrinya pada zaman dahulu dengan metode patokan dari suatu peristiwa; bisa itu kelahiran, pernikahan, gunung meletus, dan lain-lain.

"Sehingga, secara perhitungan, untuk Bu Nyai Nur Khodijah, sesuai hitungan Hijriah, maka pada 2023 adalah Haul beliau yang ke-70, bukan ke-74.

BACA JUGA: Ponpes Denanyar Jombang Buka Beasiswa Santri & Mahasantri 2025

"Data diperoleh dari ibu saya yang merupakan santri Bu Nyai Nur Khodijah. Ini berdasar kesaksian ibu saya, bahwa saat Mbah Nyai Nur Khodijah wafat, kakak sulung saya belum lahir (Mbak Jamilah, lahir pada Desember 1955)."

"Ini komparasi saling melengkapi antara kesaksian ibu saya, dan data tertulis Masehi 1955," imbuhnya.

BACA JUGA: Kiai dan Santri Ponpes se-Jombang Gelar Doa Bersama untuk Bangsa

Setelah ditemukan buku "Risalah Akhir Sanah" beberapa bulan lalu di Perpustakaan Ndalem Kasepuhan, menyebut bahwa Nyai Nur Khodijah wafat pada 1955 dengan perhitungan Hijriah pada 22 Ramadan 1374.

"Bermakna jika dikonversikan ke hitungan masehi, beliau wafat pada Ahad, 15 Mei 1955 dalam usia 63 tahun. Sementara Kiai Bisri Syansuri wafat pada 10 Jumadil Akhir 1440 H, atau Jumat, 25 April 1980 dalam usia 93 tahun," tuturnya.

"Dalam buku Risalah Akhir Sanah tertulis kewafatan Nyai Nur pada 22 Ramadhan 1250. Agaknya keliru sedikit terkait tahun, yang semestinya 22 Ramadhan 1374. Bermakna pula, bahwa lahir dan wafatnya Nyai Nur Khodijah sama-sama pada bulan yang paling mulia, Ramadan. Tanggal lahir dan wafatnya berurutan. Lahir pada 21 Ramadhan (1314), dan wafatnya pada 22 Ramadhan (1374)," imbuhnya. (*/jpnn)


Redaktur & Reporter : Mufthia Ridwan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kecewa Hasil Audensi, SBMR Siap Turun ke Jalan Desak Pemkot Cari Solusi Bonus Hari Raya
• 21 jam lalurealita.co
thumb
Aktivis Kontras Disiram Air Keras, Anggota DPR: Teror terhadap Kebebasan Sipil dan Demokrasi
• 15 jam lalukompas.com
thumb
Waketum PSI Kecam Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras: Pelaku Harus Ditangkap!
• 15 jam laludisway.id
thumb
PSSI Jawab Protes Pelatih Persib yang Sesalkan Teja Paku Alam Tak Dipanggil Timnas Indonesia
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Penantian Panjang Pekerja Sritex
• 7 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.