Kapolda Sumsel Sebut Polri Butuh Masukan Akademik untuk Rumuskan Kebijakan Keamanan

viva.co.id
1 hari lalu
Cover Berita

Palembang, VIVA – Peran akademisi dalam merumuskan kebijakan publik dinilai semakin penting, termasuk dalam bidang keamanan. Pendekatan berbasis ilmu pengetahuan dianggap dapat membantu aparat negara memahami persoalan sosial secara lebih komprehensif sekaligus menghadirkan solusi yang lebih tepat.

Pandangan tersebut disampaikan Kapolda Sumatera Selatan Sandi Nugroho saat bertemu dengan para pimpinan perguruan tinggi di Palembang. Dalam forum yang berlangsung di Mapolda Sumsel itu, ia menekankan bahwa kepolisian tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.

Baca Juga :
Pesan Irjen Sandi ke Jajaran Hadapi Operasi Ketupat: Beri Rasa Aman, Nyaman dan Pelayanan Terbaik Buat Masyarakat
Polri, TNI hingga Gubernur Ramai-ramai Buat Sumsel ASRI dan Zero Lubang

Pertemuan tersebut mempertemukan jajaran kepolisian daerah dengan 16 rektor serta pimpinan perguruan tinggi dari berbagai wilayah di Sumatera Selatan. Diskusi berlangsung di Ruang Transit Lantai 1 Gedung Presisi Mapolda Sumsel dan sekaligus dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama.

Dalam kesempatan tersebut, Sandi Nugroho juga memperkenalkan diri sebagai Kapolda Sumsel yang baru menjabat sejak Februari 2026. Ia menegaskan komitmennya untuk memperluas komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan akademisi yang dinilai memiliki kontribusi penting dalam memberikan perspektif ilmiah.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki kapasitas intelektual yang dapat membantu kepolisian dalam memahami dinamika sosial yang berkembang di masyarakat. Dengan dukungan kajian akademik, kebijakan keamanan yang diambil diharapkan menjadi lebih terarah dan berbasis data.

“Kampus memiliki kekuatan intelektual yang sangat penting. Kami membutuhkan masukan akademik untuk membantu merumuskan kebijakan keamanan yang lebih baik,” ujar Sandi Nugroho pada Jumat, 13 Maret 2026.

Sejumlah pimpinan perguruan tinggi yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain perwakilan dari Universitas Sriwijaya, UIN Raden Fatah Palembang, serta Universitas Muhammadiyah Palembang. Selain itu, hadir pula pimpinan dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta lainnya di Sumatera Selatan.

Selain membahas isu keamanan, dalam forum tersebut Kapolda juga memaparkan beberapa program strategis yang tengah dijalankan oleh jajaran kepolisian di daerah tersebut. Salah satu yang menjadi perhatian adalah penguatan sektor pertanian melalui program penanaman jagung sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional.

Dalam program tersebut, kepolisian berperan sebagai penghubung antara pemerintah, petani, serta berbagai pihak yang terlibat. Peran ini diharapkan dapat membantu memastikan program berjalan secara efektif sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga :
Kapolda Sumsel Tegaskan Kinerja Kepolisian Tidak Terlepas dari Dukungan Media: Kami Siap Terima Koreksi dan Masukan
Kapolda Sumsel Ikut dan Pimpin Langsung Tes Urine Anggota: Zero Tolerance Narkoba
Kunjungi Muhammadiyah Sumsel, Irjen Sandi Perkenalkan Layanan 110 Gratis 24 Jam

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
18 Maret Diprediksi Jadi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
• 4 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Aurelie Moeremans Ungkap Arti Nama Anaknya, Thomas Eric Bigenho
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
AS Minta Warganya Tinggalkan Irak Sekarang Juga
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
AIA Vitality: Ketika Hidup Sehat Tak Lagi Sekadar Resolusi, Tapi Jadi Gaya Hidup
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Rismon Sianipar Mengejar Maaf Jokowi demi Restorative Justice
• 23 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.