Kelanjutan Nasib Kilang Tuban Diputuskan Bulan Ini

voi.id
7 bulan lalu
Cover Berita
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (Foto: Maria Trisnawati/VOI)

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan perkembangan terbaru proyek pembangunan Grass Root Refinery (GRR) Tuban. Menurutnya, keputusan final investment decision (FID) akan diumumkan pada pertengahan bulan ini.

“Nanti di pertengahan bulan ini baru ada keputusan,” ujar Bahlil kepada awak media dikutip Selasa, 9 Desember.

Ketua Umum Partai Golkar ini menyebut, saat ini Pertamina masih melakukan pembahasan finalisasi dengan prusahaan migas asal Rusia, Rosneft. Melalui keputusan tersebut, akan diputuskan apakah Pertamina akan melanjutkan kerja sama atau terdapat rencana lanjutan.

“Rosneft lagi lakukan pembahasan dengan Pertamina,” sambung Bahlil.

Diberitakan sebelumnya, Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri juga mengungkapkan, FID Rosneft di proyek GRR Tuban akan rampung pada awal Desember 2025.

“Kilang Tuban saat ini kita dalam proses FID ya, nanti setelah itu baru akan kita nilai apakah feasible untuk kita lanjutkan, ataukah ada rencana lainnya gitu, tapi sampai saat ini masih dalam proses itu,” ujar Simon kepada awak media sat ditemui di Gedung Kementerian ESDM, Senin, 10 November.

Simon juga mengatakan kabar terbaru akan disampaikan Pertamina jika keputusan FID dari Rosneft diserahkan.

“FID kemungkinan kita melihat awal Desember ya, kita akan update lagi,” sambung dia.

Sebelumnya, PT Kilang Pertamina Internasional memastikan nilai investasi untuk proyek Grass Root Refinery (GRR) Tuban atau Kilang Tuban dipastikan akan meningkat.

Direktur Utama KPI, Taufik Adityawarman mengatakan, proyek yang jalan di tempat menjadi salah satu faktor penyebab nilai investasi proyek raksasa ini membengkak.

"Proyeksinya (investasi) akan lebih. Pasti kan terdampak dampak (karena penundaan proyek," ujarnya kepada awak media di sela agenda IPA Convex 2025 yang dikutip Rabu, 21 Mei.

Taufik menyebut, akibatnya proyek yang semula diperkirakan akan menelan biaya sebesar 13,5 miliar akan membengkak menjadi 23 miliar dolar AS.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
PAN Kutuk 27 Pria Perkosa ABG di Sampang: Segera Proses Hukum
• 13 jam lalu
0
thumb
Cerita Prabowo Cetuskan Program Kopdes: Berawal dari Lihat Rakyat Kelaparan
• 2 jam lalu
0
thumb
Gempa M 5,1 Guncang Kepulauan Sangihe Sulut, Tak Berpotensi Tsunami
• 20 jam lalu
0
thumb
Lolos Semifinal tapi Tuchel Kritik Penampilan Inggris, Jude Bellingham: Ya, Terserah
• 12 jam lalu
0
thumb
Desak Made raih emas speed putri di World Climbing Chamonix 2026
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.