JAKARTA, KOMPAS.TV — Ketua Umum All Cipayung Nusantara David Pajung menyoroti kemungkinan adanya motif politik di balik kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Menurut David, kekuatan politik Prabowo dan Gibran perlu dilihat sebagai satu kesatuan.
Sebab, upaya melemahkan koalisi tersebut dinilai dapat menjadi pintu masuk untuk melemahkan pemerintahan.
“Kalau poinnya soal kasus politik di dalam kasus ini, maka kepentingan di belakang layar adalah ingin memecah koalisi ini,” ujar David. (timecode 1:56)
David juga menyinggung kemungkinan adanya rivalitas personal maupun pertarungan antarelite dan antar-institusi yang perlu ditelusuri dalam kasus tersebut.
“Kalau kasus ini kita telusuri ada motif politik di belakangnya, maka saya mengatakan bahwa ada kelompok-kelompok pengkhianat yang ingin membuat kekisruhan supaya pemerintah ini lumpuh,” katanya.
Meski demikian, David menegaskan pentingnya membedakan analisis politik dengan fakta hukum.
Menurutnya, dugaan mengenai pihak yang berada di balik penyadapan harus dibuktikan melalui proses hukum, bukan sekadar hipotesis.
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Frashiva Rizaldi
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Yuilyana
Sumber : Kompas TV
- pecah koalisi
- prabowo gibran






Komentar (0)